Copet Lawan Polisi

Terjaring Operasi Kilat Jaya 2012

KELAPA DUA,SN – Lagi-lagi, Operasi Kilat Jaya 2012 yang digelar jajaran Polres Kota Tangerang, mendapat perlawanan. Setelah petugas Polsek Cisoka berduel dengan Rohimat (29), pria yang diduga preman Sabtu (4/3) pekan lalu, kini giliran aparat Polsek Kelapa Dua nyaris adu jotos dengan pria yang diduga copet dalam operasi serupa, Sabtu (10/3) malam.
Operasi yang melibatkan 80 personel dari Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang itu dimulai pukul 10 malam. Saat itu, petugas memasang rambu-rambu tanda peringatan bahwa tengah digelar razia tepat di depan Universitas Pelita Harapan (UPH) Karawaci.
Ratusan pengendara sepeda motor pun menepi untuk diperiksa kelengkapan surat-surat berkendaraannya. Namun, di tengah kesibukan petugas mengecek surat-surat pengguna jalan itu, dari kejauhan muncul seorang pria menunggang sepeda motor bebek berusaha menerobos barikade aparat, tetapi berhasil dihadang.
Setelah digeledah, ternyata tak ada selembarpun surat-surat izin mengemudi ada di saku pria itu, termasuk KTP. Tiba-tiba, pria tersebut berusaha melawan petugas saat diperiksa. Sehingga memancing amarah aparat. Perang mulut pun tak terhindar, bahkan nyaris adu jotos.
Belum sempat bereaksi lebih jauh, pria itu kemudian diamankan petugas lainnya untuk dibawa ke Polsek Kelapa Dua. “Kita mengamankan seorang pria yang tidak memiliki identitas dan berusaha melawan petugas pada saat hendak akan diperiksa,” Kompol Iman, Kapolsek Kelapa Dua, kemarin.
Kapolsek menjelaskan, operasi itu bertujuan menekan tindak kriminal dan penyakit masyarakat seperti Premanisme, pencurian kendaraan bermotor dan perampokan. “Yang menjadi target utama kita adalah aksi premanisme, di titik-titik yang ramai dan rawan aksi penodongan. Selain itu menyasar pemilik senjata tajam, senjata api, dan bahan peledak, ” tukas Kapolsek.
Sambung Kapolsek, selain menangkap pria tadi, operasi juga berhasil menyita 20 kendaraan roda dua yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat mengemudi. Iman menjelaskan, seluruh kendaraan baik roda dua maupun roda empat diperiksa.
Kapolsek menyayangkan sikap pengguna jalan yang tak terpuji, karena sebagian mereka yang takut terjaring melakukan aksi nekat menerobos barisan penjagaan aparat.
Tak ayal aksi saling kejar-kejaran pun terjadi dalam razia tersebut. Dibantu anggota patroli kendaraan bermotor, beberapa pengendaraa yang berusaha melarikan diri dari pemeriksaan berhasil ditangkap. “Beberapa petugas sempat memar-memar karena berusaha menghentikan sepeda motor yang menerobos barisan pemeriksaan, namun berhasil kami kejar,” ungkapnya.
Iman menambahkan, dalam razia itu, pihaknya juga mendapatkan beberapa anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor tanpa kelengkapan surat dan menerobos barisan petugas. “Para pengendara yang melawan pada saat akan diperiksa kita giring ke Polsek Kelapa Dua untuk dibina, dan diarahkan. Biasanya para pengedara ini berusaha kabur lantaran tidak membawa surat kendaraan dan tidak memiliki SIM,” tuturnya. (hendra/susilo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.