Keluyuran, Anggota TNI Terjaring Razia

SERPONG Sejumlah anggota TNI terjaring razia lantaran keluyuran saat jam dinas. Tak hanya terbukti keluar tanpa surat izin, beberapa diantaranya bahkan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Razia gabungan yang digelar TNI Angkatan Darat, Laut, Udara, Kepolisian dan DLLAJ tersebut dilaksanakan di Jalan Raya Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (12/3) pagi. “Kawasan di sini kami anggap paling rawan dilalui pelanggar,” ungkap  Kasubgar Tangerang Kodim 506, Aminudin.
Bagi TNI sendiri, razia ditujukan untuk mengantisipasi anggota TNI yang keluyuran saat jam dinas tanpa ada surat izin termasuk SIM. “Kalau menggunakan kendaraan sendiri harus bawa SIM biasa, tapi kalau dengan kendaraan dinas harus ada SIM dinas,” imbuhnya.
Dandim 506 juga menertibkan sejumlah kendaraan yang menempelkan stiker ataupun memasang lambang kedinasan namun bukan haknya. “Banyak juga kendaraan yang memasang stiker atau lambang kepolisian, padahal bukan merupakan anggota. Kendaraaan yang seperti itu juga kami tertibkan,” tandasnya.
Meski demikian sejauh ini Kodim 506 belum menemukan kendaraan yang memasang stiker atau lambang kedinasan yang disalahgunakan. “Kalau disalahgunakan ya kami tindak, tapi sejauh ini belum ada penyalahgunaan sehingga kami masih berikan toleransi dengan hanya memberikan teguran,” ujar Aminudin.
Dalam razia yang dilaksanakan sejak pukul 09.90 Wib pagi tersebut, belasan pengendara umum juga terjaring baik yang tidak memiliki surat-surat lengkap hingga nomer plat palsu. “Razia rutin kami laksanakan tak hanya di Tangerang tapi juga di Tangsel untuk penegakan hukum dan tata tertib,” pungkas Aminudin.(bnn/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.