Berdiri 2003, Primadona Warga Pinggiran Kota

Lebih Dekat dengan Sekolah Sepak Bola di Kota Tangerang (5)

Nama Sekolah Sepak Bola Prima mungkin tidak terlalu mentereng. Prestasi anak-anak Periuk Jaya itu juga belum mengkilap. Namun bagi warga pinggiran kota, SSB yang berdiri sejak tahun 2003 itu adalah primadona.
SSB Prima bermarkas di Lapangan Berlina Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk Kota Tangerang. Tujuan bukan sekadar mencetak pemain bola. Maklum, Periuk Jaya merupakan ‘jalur perang’ suporter Persita dan Persikota pada setiap pertandingan di Stadion Benteng berlangsung.
“Berdasarkan AD/ART, kami berdiri dengan tujuan memberi kegiatan positif bagi warga Periuk Jaya. Termasuk sebagai bagian untuk penanggulangan masalah remaja,”ungkap Wahyuno, Pelatih Kepala SSB Prima di kediamannya, Kamis (15/3/20120.
Pemegang Lisensi D kepelatihan itu bercerita, SSB Prima didirikan di tahun 2003 dengan berafiliasi dengan Asosiasi Sepak Bola Tangerang (ASET). Baru pada tahun 2005, Prima yang pada mulanya merupakan singkatan dari kata Periuk Manunggal itu resmi tercatat sebagai anggota Persikota. Tahun 2011, berdasar raker di Anyer, SSB dengan anggota aktif sebanyak 60 orang itu resmi menjadi anggota Pengkot PSSI Kota Tangerang.
“Sampai sekarang, kami bisa menghasilkan pemain-pemain yang ikut kompetisi lokal PSSI,”imbuh warga RW 05 Perumahan Periuk Jaya Permai Kelurahan Periuk Jaya tersebut.
Menurut mantan pelatih SSB Benteng Taruna itu, saat ini SSB Prima memiliki 100 anggota dengan 60 anggota aktif. Pengurus membagi jumlah anggotanya ke beberapa kelompok umur seperti U-10, U-12,U-14 dan U-16. Mereka dilatih lima pelatih yang rutin menggelar sesi latihan tiga kali sepekan.
Kebanyakan anggota SSB Prima berasal dari wilayah pinggir kota seperti Periuk dan Kutabumi. “Prima satu-satunya SSB di wilayah sini,”imbuh Wahyuno.
Biaya belajar sepakbola di SSB ini terhitung sangat murah. Calon anggota dipungut ongkos pendaftaran sebesar Rp 150 ribu dengan iuran per bulan 25 ribu rupiah. Selain itu, para pemain berprestasi juga digratiskan. SSB Prima masih rutin mengikuti kompetisi antar SSB di Kota Tangerang.
Menurut Wahyuno, pihaknya memang tidak mendirikan SSB untuk mencari keuntungan semata. “Kami berupaya membentuk pemain sepakbola yang tangguh sehingga bisa memperkuat tim seperti Persikota. Caranya ya dengan mengikuti kompetisi, memberikan latihan rutin serta mendidik karakter pesepakbola yang punya etika serta kemampuan,”pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.