Demo BBM Ricuh, 5 Mahasiswa luka

SERANG, SN Ratusan mahsiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Untirta melakukan aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Provinsi Banten, Selasa (20/3). Mereka menolak rencana kenaikan harga BBM yang akan diberlakukan 1 April 2012 mendatang. Aksi berlangsung panas, lima mahasiswa terluka.
“Secara tegas kami keluarga mahasiswa Untirta menolak kenaikan harga BBM. Kami mengajak ke DPRD Banten untuk ikut menolak,” kata Mahendra salah seorang peserta aksi saat melakukan orasinya.
Aksi yang berlangsung sekitar tiga jam dimulai pukul 11.00 WIB semula berjalan aman dan tertib. Para pendemo bergantian melakukan orasi. Satu jam kemudian aksi mulai memanas dengan aksi dorong antara mahasiswa dengan aparat yang menjaga pintu gerbang DPRD Banten.Tidak puas dengan dorong-dorongan, masa bergeser tepat di depan tugu yang bertuliskan DPRD Banten. Disitu mahasiswa membakar ban bekas, hingga tulisan DPRD Banten rusak terbakar.
Khawatir terkena aliran listrik, aparat mencoba memadamkan api, namun dicegah mahasiswa. Bentrok pun tidak terelakan. Bahkan sempat terjadi pelemparan batu ke arah aparat. Aparat pun langsung menghujani mahasiswa dengan tembakan gas air mata yang membuat mereka lari kocar kacir.
Sedikitnya lima mahasiswa terluka akibat kejadian ini. Tiga mahasiswa terluka karena terkena pukulan polisi, dan dua mahasiswi lainya terluka terkena semprotan gas air mata. Kelimanya dilarikan ke Klinik di Kawasan Pusat Pemerintaha Provinsi (KP3B), Curuh, Kota Serang.
Selain mahasiswa dan aparat yang terkena dampak gas air mata, puluhan wartawan yang meliput, staf sekretariat dan warga yang menonton jalannya aksi demonstrasipun turut merasakan perihnya. Usai dihujani gas air mata, mahasiswa berkumpul kembali di depan pintu gerbang KP3B. Selang setengah jam kemudian, mereka membubarkan diri dengan menaiki bus kampus dan beberapa kendaraan roda dua.
Menanggapi rencana kenaikan BBM, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan bupati/walikota di Pendopo Gubernur Banten, kemarin. Atut menyampaikan hasil pembahasan Rapat dengan Presiden tanggal 16 Maret 2012 lalu bahwa pemerintah sudah siap menaikan harga BBM pada awal April nanti.
“Sehingga kepala daerah di Banten harus mengamankan kebijakan itu dan mengambil langkah-langkah sebagai antisipasi protes dari berbagai lapisan masyarakat,” kata Atut.(eman/rdl/wir/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.