Rusuh Rawa Buntu, 2 Angkot Dibakar

SERPONG, SNOL Dua angkutan umum (Angkot) jurusan Parung-BSD dirusak oleh sekelompok orang tak dikenal, Jumat (20/4) malam. Kaca mobil angkutan umum itu pecah berserakan hingga ke tengah jalan di depan jembatan Stasiun Rawa Buntu mengarah ke Taman Kota 2 BSD City.
Kedua angkot bernomor polisi F 1994 NA dan F 1953 MJ itu menjadi amuk massa yang beraksi sekitar pukul 19.00. Angkot dengan nomor polisi F 1953 MJ sempat dibakar pada bagian depan, tetapi tidak sampai terbakar total.
Perusakan tersebut terjadi saat kedua angkot sedang menunggu penumpang yang turun dari kereta di Stasiun Rawa Buntu. Kejadian diduga karena adanya perselisihan antara sopir angkot dan calo penumpang (timer).
Menurut saksi mata Abdullah, peristiwa terjadi setelah Isya, saat sekelompok orang yang berjumlah lebih dari 17 orang menyerang dan berniat membakar dua angkot jurusan Parung-Serpong. “Dua angkot tersebut sedang menunggu penumpang di Jembatan tol BSD. Namun secara tiba-tiba diserang sekelompok orang,” katanya Tangsel Pos (Satelit News Group), kemarin.
Lanjut Abdullah, sekelompok orang itu diduga usai menenggak minuman keras, sehingga menyerang ke dua mobil tersebut. “Sepertinya lagi mabuk, tapi saya tidak tahu penyebab persisnya angkot dibakar,” tukasnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kondisi kedua angkot tersebut dalam keadaan kosong. Namun kedua mobil mengalami kerusakan parah akibat diamuk segerombolan orang.
Sementara, mobil angkot B 1284 IT jurusan BSD-Cikokol warna hijau yang diduga milik pelaku pengeroyokan ditinggalkan pelaku di lokasi kejadian.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Serpong, Komisaris Nico Andreano Setiawan menerangkan, penyerang terhadap kedua mobil angkot diduga perselisihan timeran dan sopir angkot yang jarang menyetor ke pelaku. “Kalau dugaan sementara seperti itu, saat ini kasusnya masih kita dalami guna mencari bukti-bukti lainya,” imbuhnya.
Sementara mobil yang diduga dikendarai pelaku saat ini dibawa ke Mapolsek Serpong beserta kedua mobil yang dirusak. “Pelaku masih dalam pengejaran polisi. Nanti kita kasih tahu lagi perkembangannya,” pungkasnya.
Sementara itu Kapolres Kota Tangerang Kombes Bambang Priyo Anggodo membenarkan peristiwa bentrokan itu. Menurut dia, saat ini kondisi di tempat kejadian telah bisa diatasi.
Dikatakan Bambang, saat ini pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku aksi pengrusakan angkot tersebut. “Para pelaku telah bisa kami identifikasi. Ada 8 pelaku yang sedang kami kejar,” kata mantan Kepala Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Lido ini.
Menurut Bambang, untuk sementara pihaknya belum bisa menyimpulkan apa penyebab terjadinya kerusuhan tersebut, karena selain para tersangka masih dalam pengejaran, sopir angkot yang dirusak juga belum bisa dimintai keterangan karena ikut kabur juga. “Kami belum mendapatkan penyebab pastinya,” tandas Bambang. ((bam/cr13/hendra/deddy/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.