Lagi, Pengedar Uang Palsu Dibekuk

PAMULANG,SNOL Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Mapolsek Pamulang membekuk tiga pelaku pengedar uang palsu (upal) dengan seri nomor uang yang sama seluruhnya. Ketiga pelaku ditangkap di wilayah terpisah setelah kepolisian melakukan pengembangan tersangka.
Berdasarkan informasi, pelaku berinisial PW (32) warga Papua dan SB (38) warga Aceh ditangkap setelah pihak kepolisian mendapatkan laporan dari sopir taksi yang tertipu bahwa ada dua penumpang yang membayar ongkos taksi dengan uang palsu.
“Setelah sopir taksi masuk ke pool dan menyetorkan uang, ternyata uang tersebut palsu,” kata Kepala unit (Kanit) Reskrim Pamulang, Ajun Komisaris Didik Putra Kuncoro saat menggelar siaran pers kepada wartawan, Kamis (26/4).
Setelah mendapatkan laporan tersebut, Satreskrim Polsek Pamulang langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di Jalan terbang layang, Pondok Cabe. “Ada dua pelaku yang kita tangkap di daerah Pondok Cabe,” imbuh Didik.
Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti empat lembar uang palsu pecahan 50 ribu dan empat lembar pecahan Rp 100 ribu dengan total Rp 600 ribu di dalam dompet kedua tersangka.
Dari hasil penangkapan kedua pelaku, Satreskrim Pamulang langsung mengembangkan kasus tersebut dan mendapatkan satu tersangka OB (50) warga Papua di kawasan Jakarta Pusat.
Dari tangan AS, polisi berhasil mengamankan sedikitnya 67 lembar uang palsu pecahan Rp 50 ribu. “Saat ini kita masih lakukan pengembangan lebih lanjut guna menangkap pelaku lainya,” tutup Didik.
Akibat perbuatan tersebut, ketiga pelaku dikenakan pasal 245 KUHP tentang pemalsuan mata uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sementara, ketiga tersangka pengedar uang palsu saat ingin dimintai keterangan, tidak mau menjawab pertanyaan yang dilontarkan media maupun kepolisian. (bam/bnn/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.