Persita Tundukkan Persiku 2-1

KUDUS,SNOL Duet penyerang asing membawa efek positif bagi Persita. Leonardo Veron dan Cristian Carasco menyumbang dua gol kemenangan Pendekar Cisadane saat menundukkan Persiku Kudud 2-1, Senin (30/4).
Dua gol Persita dicetak Leonardo Veron di menit 18 dan Cristian Carrascao pada menit 61. Sedangkan gol balasan Persiku dibuat Alejandro Tobar pada menit 48 lewat titik putih alias penalti. Kemenangan ini membuat Persita tak tergoyahkan di peringkat ketiga dengan nilai 27, membayangi Persebaya diurutan keempat dengan nilai 28. Hanya saja Persita baru menjalani 13 laga sementara tim Bajul Ijo sudah melakoni 14 pertandingan.
“Kemenangan ini membuat kami bisa bernafas menjauh dari Persiku dan mendekati dua kompetitor diatas yakni PSIM Yogyakarta (31 poin, red) dan Persebaya. Ini buah kerja keras dan disiplin pemain di lapangan,” terang Elly Idris usai laga.
Pertandingan berlangsung seru, tim Ungu tampil bertahan di babak pertama menghadapi gempuran skuad asuhan Riono Asnan. Gelombang serangan Persiku mampu dibendung oleh pertahanan kokoh Luis Edmundo dkk yang tampil disiplin.
Pada babak ini nyaris Persita tak memiliki peluang karena Macan Muria -julukan Persiku- mengurung pertahanan tim Ungu. Namun semua berubah di menit ke-18 saat serangan balik yang dilakukan Persita melalui Hendra Bastian menghasilkan kemelut di gawang Persiku.
Tendangan lurus Bastian mengenai mistar dan tertahan di kotak penalti Persiku dan sulit diantisipasi pemain bertahan tuan rumah. Veron yang tampil dingin memanfaatkan bola liar dengan sekali sepakan dan membobol gawang Dedi Hariyanto.
Usai gol ini permainan tambah sengit. Persita dan Persiku harus tampil dengan 10 pemain usai Junaidi dan Arp Fatchul Rochim diusir wasit Hadiyana karena terlibat perkelahian. Namun skor 1-0 ini bertahan hingga jeda pertandingan.
Di babak kedua Persita tetap memilih bertahan. Sementara Persiku terus menggempur pertahanan tim Ungu dan hasilnya terlihat di menit ke-48. Saat wasit memberi hadiah penalti kepada Alejandro Tobar dkk karena Rohmat tertangkap tangan handball. Alejandro Tobar yang menjadi eksekutor menjalankan tugas dengan baik mengecoh kiper Mukti Ali. Skor pun berubah 1-1.
Usai gol ini Persiku yang bernafsu menambah poin penuh terus melancarkan serangan. Namun Persita bukan tanpa perlawanan, tiga peluang manis didapat Carrascao dan Veron lewat serangan balik.
Salah satunya dapat dikonversi oleh Carrascao menjadi gol di menit 61. Memanfaatkan umpan Rio Ramandika, pemain berjulukan Spiderman ini mampu memanfaatkan kelemahan pemain bertahan Persiku dengan menenfang bola dengan kaki kanannya menembus gawang Dedi Hariyanto untuk kedua kalinya.
Unggul 2-1 kembali membuat Persita dalam tekanan dari serangan bergelombang Persiku. Untungnya kekompakan dan soliditas tim Ungu kali ini cukup kuat sehingga tuan rumah gagal mencetak gol penyeimbang. Hingga bubar skor tetap 2-1 buat Persita. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.