80 Ribu Warga Belum Punya e-KTP

KOTA TANGERANG,SNOL Sedikitnya, 80 ribu warga Kota Tangerang dipastikan bisa melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP) susulan sepanjang Mei-Desember 2012.
Hal ini dilaksanakan menyusul belum tuntasnya perekaman tahap awal yang dicanangkan berakhir 30 April lalu dan adanya pembolehan perekaman sampai akhir 2012 mendatang.
Wakil Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, hingga penutupan masa perekaman e-KTP tahap awal 30 April 2012 lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang hanya mampu menyelesaikan sebanyak 90,75 persen atau setara dengan 835.128 orang wajib e-KTP. Sedangkan sisanya, sekitar 80 ribu orang lagi belum terdata.
“Perekaman akan dilanjutkan, dan tidak ada masalah. Hasil yang dicapai Pemkot Tangerang sendiri sudah lebih baik dari daerah lain di Provinsi Banten yang baru menyelesaikan antara 818 ribuan orang di Kabupaten Serang, dan 220 ribuan orang di Kota Cilegon. Meski belum maksimal, para camat patut diapresiasi juga,” katanya, Selasa (1/5).
Menurutnya lagi, soal perekaman e-KTP ini sebenarnya tidak akan pernah berhenti selama masih ada penduduk di Kota Tangerang yang memang masuk kategori wajib e-KTP. Bahkan, tidak seperti daerah lain yang akan dikenakan biaya untuk perekaman susulan, Pemkot Tangerang akan memberikan layanan perekaman ini secara gratis.
“Memang ada beberapa daerah yang belum menyelesaikan perekaman seperti di Kota Tangerang. Terus terang, sebagian besar masih kebingungan soal pendanaannya dan bahkan ada yang mengenai pembiayaan ini kepada wajib e-KTP. Tapi, kami di sini, sudah menganggarkan Rp7 miliar untuk pembuatan e-KTP gratis tahun ini,” singkatnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Raden Rina Hernaningsih menambahkan, penuntasan penduduk wajib e-KTP diupayakan penuntasannya hingga 2012 mendatang.
“Kami harap, untuk suksesi penuntasan perekaman ini bisa dibantu juga oleh warga sendiri. Mereka yang pada perekaman lalu tidak bisa datang, diharapkan bisa berkoordinasi dan melaporkan kepada RT/RW setempat agar segera didata,” imbuhnya. (pane/susilo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.