Seribu Warga ‘Kepung’ Kantor Camat

PONDOK AREN,SNOL Petugas Operator Perekaman kartu tanda penduduk elektronik Kecamatan Pondok Aren terpaksa harus menunda hari liburnya pada Sabtu dan Minggu (5-6/5). Mereka harus melayani warga Kelurahan Pondok Kacang Barat yang ingin datang ke kantornya untuk melakukan perekaman e-KTP.
Tingginya Animo warga Pondok Kacang Barat untuk mensukseskan program Penertiban Administrasi Penduduk di Kota Tangsel, membuat seluruh petugas operator perkeman e-KTP Kecamatan Pondok Aren tidak berhenti melayani perekaman pada Sabtu-Minggu.
Menurut salah seorang petugas operator e-KTP, Tantan, khusus sabtu-minggu ini pelayanan e-KTP dilakukan selama 24 jam tanpa jam itirahat, karena sejak malam warga Pondok Kacang Barat terus berdatangan untuk melakukan perekaman. “Jumlah total seluruhnya ada sekitar 1042 warga yang telah melakukan perekaman e-KTP. Dan semua itu hanya dua hari,” ungkapnya.
Biasanya, sehari itu hanya 700 warga yang berdatangan untuk melakukan perekaman e-KTP. Selain, itu kemampuan alat untuk beroperasi sekitar 300 per hari. “Jadi, hari ini sangat fenomenal karena melampui kapasitas atau batas kemampuan alat perekaman untuk beroperasi dalam seharinya. Dan inipun warga masih berdatangan,” ungkapnya.
Yusdi Gozali, Lurah Pondok Kacang Barat mengatakan waktu yang diberikan Kecamatan untuk melakukan perekaman e-KTP bagi warga hanya 2 minggu, sedangkan jumlah warga Pondok Kacang Barat sekitar 12.000 jiwa dengan 10 RW dan rata-rata 5-6 RT di seluruh Kelurahan.
“Saat ini warga yang telah melakukan perekaman e-KTP sudah mencapai 6000 jiwa. Dan semoga saja diakhir waktu yang telah disediakan Kecamatan untuk Kelurahan Pondok Kacang Barat dapat selesai target,” terang Yusdi Gozali.
Win Fadlianto, Kepala Seksi Pengelola Data Jaringan dan Komunikasi Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel mengakui tingginya animo masyarakat di seluruh Kecamatan umumnya di Kota Tangsel. Untuk memaksimalkan pelayanan, Disdukcapil akan segera merilis atau mendistribusikan Mobile N Roll Man di setiap kecamatan.
“Mobile N Roll Man ini, sebuah alat untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat jika tidak sempat mendatangi masing-masing kecamatan. Namun, teknis pelaksanaanya diserahan kecamatan yang  mengetahui kondisi diwarganya,” ungkapnya. Diharapkan tingginya animo warga untuk melakukan perekaman e-KTP tidak akan terjadi penumpukan atau pembludakan yang berlebihan nantinya.(adn/bnn/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.