Pendekar Cisadane Pertajam Second Line

BENTENG,SN—Pembenahan terus dilakukan Pendekar Cisadane. Setelah memperbaiki lini depan, Pelatih Elly Idris mengasah kemampuan second line dalam urusan mencetak gol.
Itu dilakukan, Elly Idris agar targetnya meraih kemenangan saat melakoni laga kandang kontra Persip Pekalongan, Sabtu (12/5) sore di Stadion Krakatau Steel, Cilegon bisa tercapai. Setidaknya, apa yang terjadi saat Persita membungkam PSGL Gayo Lues tiga gol tanpa balas, 18 April lalu bisa ditingkatkan.
“Karena membidik gol dari lini kedua akan sulit diantisipasi lawan dibanding membuat gol mengandalkan striker. Munculnya pemain dari lini kedua akan memudahkan pemain melepaskan tendangan dengan akurasi,” jelas Elly Idris.
Saat Persita mencatat tiga gol ke gawang Macan Leuser -julukan PSGL Gayo Lues- pergerakan Ade Jantra dua kali tidak terdeteksi pemain lawan sehingga dengan mudah membuat gol. Demikian juga gol Cristian Carrascao yang tercipta saat pemain asal Cili itu memanfaatkan celah dari aksi Leonardo Veron yang terkawal pemain lawan.
“Saya ingin saat melawan Persip, lini kedua lebih aktif menciptakan peluang dan gol. Ade Jantra, (Leonardo) Veron dan Hendra Bastian harus mampu memanfaatkan apa yang terjadi di lini depan,” ujar Elly.
Dalam latihan, skema pergerakan di lini tengah menjadi pilihan Elly untuk bisa membobol gawang Persip. Pemain lini tengah dituntut lebih berani tak hanya melepaskan umpan namun melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan.
Menanggapi taktik yang diterapkan oleh pelatih, Ade Jantra mengaku siap untuk bisa terlibat dalam proses maupun saat terciptanya gol. Bagi Ade Jantra, kehadiran Veron sedikit memudahkan kerjanya di lini tengah.
Dan ia berharap kerjasamanya dengan pemain lain bisa menambah pundi-pundi golnya yang berada di angka 4 gol. Kerjasama lini tengah yang lebih solid kata Ade, dibutuhkan Persita saat menghadapi tim berjuluk Laskar Kalong. Ini terutama untuk membongkar pertahanan skuad asuhan Nasal Mustofa, yang dikenal cukup tangguh.
“Saat putaran pertama yang bikin kita cukup kerepotan adalah pertahanan mereka yang cukup bagus. Jadi di Cilegon pasti butuh kerja keras, karena mereka main tandang,” ujar Ade mengenang kemenangan 1-0 di Stadion Kota Batik. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.