Buang Sampah Sembarangan, 26 Warga Tangsel Diamankan Tramtib

CILEDUG, SN–Sebanyak 26 warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tertangkap basah membuang sampah sembarangan di trotoar yang berada di Jalan Raden Fatah, Kecamatan Ciledug. Akibatnya, mereka harus menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring).
“Total ada 26 warga Tangsel tertangkap saat operasi di waktu shubuh, saat membuang sampah di trotoar wilayah kita. Jumlah itu kasus selama dua tahun terakhir pada tahun 2011-2012 ini,” ujar Kepala Seksi Tramtib, Kecamatan Ciledug, Burham, Kamis (10/5).
Penangkapan tersebut, terang Burham, berdasarkan banyaknya laporan masyarakat yang melihat sampah yang menumpuk pada pagi hari di sepanjang trotoar Jalan Raden Fatah. “Dari laporan inilah, kemudian kita melakukan operasi shubuh. Alhasil pukul 05.00 WIB, kita berhasil menangkap basah para pelaku yang kedapatan membuang sampah sembarangan di trotoar,” kata Burham.
Mereka yang tertangkap basah, lanjut Burham, langsung dibawa ke kecamatan kemudian didata untuk membuat surat pernyataan tak mengulang kembali. Bukan hanya itu, kartu tanda penduduk (KTP) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mereka pun disita dan ditahan sementara waktu.  “Ada beberapa orang yang juga kami ajukan untuk disidang tipiring. Dan ada beberapa yang STNK maupun KTP-nya masih kami tahan,” ucapnya.
Camat Ciledug, Ahmad Fuad membenarkan kejadian itu. Menurutnya, kebanyakan warga Tangsel membuang sampah di trotoar adalah penghuni kontarakan atau kos-kosan yang berbatasan langsung dengan wilayah Ciledug. Pagi-pagi mereka meletakkan kantong sampah di trotoar area wilayah kita, dan sudah sering. Karena itu kita tidak bisa membiarkan, apalagi banyaknya laporan warga kita perihal sampah sampah di trotoar tersebut,” ucapnya.
Namun demikian, Fuad tidak memungkiri kalau dirinya kembali menerima pengaduan terbaru dari warganya yang berada di Parung Serab. “Kami terima laporan, adanya sampah di jalan trotoar Parung Serab. Karena itu lokasi ini akan menjadi target operasi selanjutnya. Dan kita ingin tangkap basah warga yang kedapatan membuang sampah, agar ada efek jera dengan kita beri sanksi berupa tindakan yang tegas,” pungkasnya.
Larangan membuang sampah sembarangan ini memang diatur Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam Peraturan Daerah (Perda) 3/2009 tentang Pengelolaan Sampah, Peraturan Walikota (Perwal) 13/2009 tentang Penanganan Sampah, dan Perda 1/2011 tentang Retribusi. “Yang membuang sampah sembarangan memang ditindak sesuai dengan aturan itu,” kata Maryoris Namaga, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang. (pane/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.