Kapal Tanker Terbakar di Merak

CILEGON, SNOL Kapal Motor (KM) Saraswati yang mengangkut batu bara terbakar di Pantai Salira, Kecamatan Merak, Kota Cilegon, Jumat (11/5). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam perstiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 itu.
Awalnya, kapal buatan tahun 1987 milik PT Arpeni Pratama ini melakukan penyedotan (membersihkan) sisa-sisa batu baru di Perairan Salira Merak. Namun, saat kapal betolak menuju pulang ke PLTU Suralaya Cilegon, kapal mengalami kerusakan mesin hingga langsung terbakar.
“Saya kaget pertama kali melihat asap tebal dari dek kapal. Saya dan awak kapal lain langsung lari menyelamatkan diri menggunakan sekoci,” kata Deni, salah satu awak kapal, kemarin.
Tetapi, Deni tidak menceritakan lebih jelas bagian lain kapal tersebut terbakar, termasuk jumlah awak kapal. Dia mengaku hanya melihat asap tebal dari dek KM Saraswati. “Saya kurang begitu hapal, bagian mana lagi kapal itu terbakar karena kami langsung menyelamatkan diri,” ujarnya.
Deni mengaku bersyukur bisa selamat dari musibah itu. “Sebenarnya kami tidak menyangka kapal akan terbakar, karena selama perjalanan dan saat kami melakukan pembersihan tidak ada potensi kebakaran,” ucapnya.
Kepala Administrator Pelabuhan (Adpel) Kelas I Banten, Baptis Sugiharto mengatakan, kejadian kebakaran KM Sastrawati ini, bukan kali pertama terjadi. “Kejadian serupa juga pernah terjadi akibat pembuangan sisa-sisa batu bara. Dan akibat kejadian itu tidak mengalami kerusakan yang parah, itu juga disebabkan mesin penyedot batu bara di dalam kapal,” kata Baptis.
Meski begitu, Baptis akan menyelidiki lebih lanjut kejadian ini, faktor apa penyebabnya dan kerusakannya. “Kami belum bisa menaksirkan berapa kerugian materi yang dialami KM Saraswati, karena kami belum melakukan penyelidikan,” ujarnya.
Menurut Baptis, saat ini KM Saraswati sudah berhasil dievakuasi ke Pantai Plorida Kelapa Tujuh, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulo Merak. “Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, semua awak kapal berhasil menyelamat diri. Dan untuk mengetahui kerugian materinya, kami akan segera melakukan pemeriksaan kapal itu,” katanya. (eman/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.