Gapura Luncurkan Kondotel

KEBON NANAS,SNOL Gapura Prima Group meluncurkan kondominium hotel (kondotel) Best Western Serpong, akhir pekan kemarin. Kondotel itu menambah panjang jumlah properti di Tangerang.
Sebelumnya, Gapura telah menggandeng Best Western International sebagai operator. Menara Best Western Serpong sebenarnya terdiri dari 565 unit. Namun, hanya 300 unit di antaranya yang akan dioperasikan oleh Best Western International sebagai kondotel.
Direktur Perhotelan Gapura Prima Group Gustaf Panese bilang, sebagian dari 565 unit yang ada sudah laku terjual sebagai kondominium. “Sisanya tinggal 400-an unit, termasuk 300 unit yang akan dijadikan kondotel,” papar Gustaf.
Nah, jika penjualan 300 unit sukses, tidak tertutup kemungkinan jumlah unit yang akan dioperasikan sebagai kondotel ditambah. Kondotel Best Western Serpong dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 500 juta hingga di atas Rp 1 miliar per unit. Kondotel ready stock ini rencananya akan beroperasi mulai bulan September.
Gustaf optimistis, 300 unit kondotel Best Western Serpong bakal habis terjual sebelum beroperasi. Dia mengakui, salah satu kekuatan Tangerang adalah lokasinya yang dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta. “Selain itu pabrik di sekitar sini juga luar biasa,” imbuhnya.
Di sebelah menara Best Western Serpong berdiri menara Great Western Serpong yang terdiri dari 462 unit. Sebanyak 120 unit di antaranya dijadikan kondotel sejak dua-tiga tahun silam. Bedanya, Gapura Prima Group mengoperasikan sendiri kondotel ini sebagai hotel bintang empat. “Tingkat okupansi rata-rata 70%,” aku Gustaf.
Sama halnya dengan Great Western Serpong yang sudah lebih dulu beroperasi, Best Western Serpong pun akan mengambil pasar hotel bintang empat, dengan tarif antara Rp 700.000 – Rp 1,2 juta per malam. Namun Gustaf percaya diri tingkat okupansi Best Western Serpong bisa lebih tinggi dengan mengandalkan jaringan Best Western International yang punya lebih dari 4.000 hotel di seluruh dunia.
Sebagai salah satu pilihan investasi, Best Western Serpong menjanjikan garansi sewa 10% per tahun untuk dua tahun pertama. Selanjutnya memakai sistem bagi hasil sebesar 70% keuntungan dari tahun ketiga sampai kesepuluh.
Saat ini kedua menara Best Western Serpong dan Great Western Serpong baru menghabiskan lahan seluas 2,7 hektare (ha) dari 4,3 ha yang ada. Rencananya, Gapura Prima Group akan mendirikan satu menara lagi di lokasi yang sama untuk perkantoran Bravery. (susilo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.