Rumah Mewah 2 Lantai Ludes Terbakar

CIRENDEU,SNOL Rumah mewah di Jalan SD Inpres, Gang Buni, RT 05/RW09 No. 50 AA, Kelurahan Cirendeu, Ciputat Timur, hangus terbakar, Senin (4/6). Api yang melahap bangunan dua lantai milik Maryati (60), warga keturunan Korea itu diduga tersulut arus pendek listrik. Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 750 juta.
Saksi mata, Yudi menjelaskan, api berasal dari lantai dua, bagian belakang rumah. “Api tiba-tiba muncul dari kabel di lantai dua, lalu membesar, dan menghanguskan seluruh lantai atas rumah bercat warna kuning itu,”ungkap Yudi.
Meski begitu, barang-barang sebagian sempat diselamatkan warga, dan sebagian lagi ludes terlalap jago merah. “Kami sempat menyelamatkan beberapa barang, karena api menjalar cepat sehingga tidak bisa semuanya  terselamatkan,”katanya.
Saat kejadian, seorang pembantu Maryati sedang menggosok di lantai dua, namun berhasil menyelamatkan diri. “Pembantunya berhasil menyelamatkan diri, dan tuan rumahnya kebetulan tidak ada di tempat. Mereka semua bekerja, cuma ada pembantu di rumah tersebut,”ungkapnya.
Kebakaran berlangsung sekitar pukul 12.10, pemadam kebakaran dari DKI Jakarta tiba ke lokasi sekitar pukul 12.40. “Sebelum pemadam datang, warga sempat menjinakkan api, namun karena apinya besar sehingga cepat merembet menghabiskan lantai atas. Api baru padam pukul 14.30,” katanya.
Ketua regu pemadam kebakaran DKI Jakarta, Usman mengatakan, diduga kebakaran ini akibat arus pendek listrik. “Ini dugaan sementara, karena api muncul dari kabel yang berada di lantai dua,” ungkapnya.
Ada empat unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan dari DKI Jakarta, dan dua unit dari Tangsel. “Kami tahu kejadian ini dari warga yang telepon dan ada yang datang sehingga dengan cepat tim pemadam meluncur ke lokasi,”katanya.
Dugaan sementara, kerugian mencapai Rp 750 juta, karena barang-barang dan material di lantai atas lebih mahal dari pada lantai bawah. ”Kemungkinan lebih dari Rp 750 juta,”katanya.
Kepala Seksi (Kasie) Pencegahan dan Pemadaman Damkar Kota Tangsel, Subiantoro mengatakan, tahun ini jumlah kebakaran yang terjadi di Tangsel sebanyak 17 kejadian, dengan kerugian mencapai miliaran rupiah. Tahun lalu kejadian kebakaran di Tangsel sebanyak 50 kali dan kerugian miliaran baik material maupun lainnya. (irma/bnn/susilo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.