Krakatau Posco Didemo Warga

CILEGON,SNOL Puluhan massa yang mengatasnamakan Laskar Rakyat Banten (LRB), berunjuk rasa di Kantor PT Krakatau Posco, Senin (2/7). Mereka mendesak perusahaan patungan Korea-Indonesia itu memberdayakan masyarakat sekitar dengan memberikan lapangan pekerjaan.
“Dari sekian ratusan warga yang melamar hanya 49 orang yang diterima. Ini merupakan sebuah kedustaan perusahaan. Padahal sebelumnya mereka berjanji akan menerima semuanya,” kata Sunardi korlap aksi.
Bila pihak menejemen PT Krakatau Posco tidak mempunyai itikad baik, warga sekitar akan mengambil alih tanah yang saat ini digunakan proyek Posco. “Langkah kami selanjutnya akan mengusir orang-orang Korea dan kami akan ambil lagi tanah ini,” ancamnya.
Warga merasa dibohongi oleh pihak PT Krakatau Steel (KS). “Korea betul-betul menghina kami dengan menyatakan warga sekitar tidak mempunyai kemampuan dan keahlian bekerja di proyek itu. hal tersebut sebuah penghinaan terhadap warga sekitar,” ujarnya.
Mereka menduga, para pekerja yang berada di perusahaan tersebut merupakan warga yang berasal dari luar daerah Cilegon. Terbukti banyaknya pekerja sekitar yang tidak bisa berbahasa Jawa Cilegon.
General Affair PT Krakatau Posco, Achmad Efendi mengklaim, pihaknya telah melaksanakan kesepakatan bersama antara PT Krakatau Posco dan Pemkot Cilegon agar menyediakan lapangan pekerjaan sebanyak 70 persen terhadap warga sekitar. “Itu sebagai bentuk perhatian perusahaan terhadap warga sekitar,” kata Efendi.
Mengenai perekrutan tenaga kerja yang diterima sebanyak 49 orang itu, menerut Efendi, saat ini perusahaan itu hanya membutuhkan orang sebanyak itu. “Ini bukan berarti lamaran yang sudah masuk ke data kami tidak diproses. Pasti akan kami proses. Kendati demikian pasti akan dilakukan secara bergiliran,” ujarnya.
Sedangkan dalam proses perekrutan tenaga kerja itu, lanjut Efendi, akan disesuaikan jumlah kebutuhan di lapangan. “Peluang masih terbuka lebar, kami juga akan menyediakan pekerja tetap dan tenaga kontrak jumlahnya mencapai ribuan orang, namun dilakukan secara bertahap,” ucapnya. (man/bnn/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.