Kios Terbakar, Damkar Datang Langsung Diusir

TANGERANG,SNOL Dua kios pakaian di pasar Sepatan terbakar Minggu (9/7), dini hari kemarin. Tidak ada korbnan jiwa dalam kejadian itu. Hanya saja warga sempat mengusir petugas pemadam kebakaran lantaran kesal telat datang ke tempat kejadian.
Menurut salah satu korban, Jaki, saat kejadian api sangat cepat menjalar dan membakar kios yang rata-rata terbuat dari kayu. Melihat kejadian itu dia beserta pedagang lainnya segera menyelamatkan diri dan memeinta pertolangan dari pedagang lain serta warga setempat.
“Saya langsung lari dan berteriak minta tolong. Warga yang datang segera memadamkan api menggunakan alat seadannya seperti ember dan karung goni,” tuturnya.
Jaki dan pedagang lainnnya sangat kesal. Sebab mobil Damkar baru datang setelah hampir selama 1 jam warga berusaha memadamkan api. Padahal saat api mulai terlihat kami telah langsung menelopn Damkar,” ujarnya kesal.
Menurutnya, tidak ada alasan bagi Damkar untuk datang telat dalam kejadian itu karena selain kondisi jalan sedang tidak macet, jarak antara pos Damkar dengan lokasi kejadian tidak terlalu jauh.
“Posisi waktu itu jalanan sangat sepi, dan kantor Damkar juga tidak terlalu jauh dari sini. Jadi dalam waktu seperempat jam saja seharusnya sudah tiba,” katanya.
Saat hal ini coba di konfirmasikan kepada petugas Damkar apa penyebab terlambatnya kendaraan Damkar datang ke lokasi kejadian, belum ada satupun petugas Damkar yang bisa dimintai keterangan.
Menurut Kapolsek Sepatan AKP Sunaryo menuturkan, pasca kebakaran itu lokasi kebakaran sengaja tidak diberi garis polisi. “Mereka ingin berjualan lagi, dan kios yang terbakar pun tidak terlalu banyak,” ujarnya.
Menurutnya, keterlambatan Damkar juga pernah terjadi saat peristiwa kebakaran minggu lalu di daerah Cikupa, dan di kawasan warung remang Dadap Kosambi. (hendra/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.