Hakim Tetap Minta Gubernur Atut Dihadirkan

SERANG,SNOL Tiga kali tak hadir dalam persidangan di Pengadilan negeri (PN) Serang, Majelis hakim bersikukuh agar Jaksa penuntut Umum (JPU) menghadirkan Gubernur Atut Chosiyah dihadirkan sebagai saksi korban dalam perkara perbuatan tidak menyenangkan dengan  terdakwa Ahmad Bawazir.
Ketua Majelis Hakim Sumartono menyatakan, keterangan Atut dalam persidangan sangat penting untuk didengar. “Kami sangat membutuhkan keterangan saksi, mengingat Ratu Atut itu adalah saksi kunci karena dia korban,” ujarnya saat ditemui usai persidangan, Selasa (10/7).
Sumartono menilai, ketidakhadiran Atut dalam persidangan mengganggu proses penyelesaian perkara. Akibat ketidakhadiran Atut, kemarin sidang terpaksa ditunda.
Ditanya jika pada pemanggilan keempat Atut tetap tidak hadir, Sumartono yang juga ketua PN Serang menyatakan akan melihat perkembangan terlebih dahulu. Apakah akan dilakukan pemanggilan paksa atau tidak. Majelis hakim bisa saja membacakan BAP pemeriksaan Atut saat dilakukan penyelidikan di Polda Banten.
JPU Mas Diding yang juga Jaksa dari kejari Serang ini mengaku siap menjalankan perintah hakim untuk kembali memanggil saksi korban Ratu Atut Chosiyah untuk dimintai keteranganya dalam persidangan. “Kami sebagai JPU siap memanggil kembali saksi, sesuai perintah majelis,” kata Diding.
Selain memanggil saksi korban, JPU juga diminta untuk menghadirkan saksi ahli bahasa yakni Dudi Firmansyah ahli bahasa dari Kampus Untirta Serang.
“Saksi alhi tersebut dihadirkan untuk menerangkan terkait isi SMS dari terdakwa yang dilaporkan Atut ke Polda Banten yang mengandung unsur ancaman,” tukasnya. (bagas/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.