Kasus Ledakan di PT Torabika tak Kunjung Tuntas

CIKUPA,SNOL Kasus ledakan yang terjadi di gedung PT Torabika Ground II, Cikupa Kabupaten Tangerang hingga menewaskan satu orang karyawan Senin (25/6) lalu tak kunjung tuntas. Hingga kini, pihak-pihak terkait belum memutuskan apakah ada unsur kelalaian ataukah murni musibah.
Dinas ¬¬Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tangerang menduga ada kerusakan pada mesin Heaters Creamer atau mesin pemanas bubuk krimer kopi milik PT Torabika. Untuk memastikannya Disnaker memanggil produsen mesin asal Malaysia tersebut.
“Pemanggilan ini kami lakukan bersama dengan manajemen PT Torabika. Ini masih proses, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa teralisasi,” kata Deni Rohdiani Kepala Bidang Pengawasan Disnakertrans Kabupaten Tangerang kepada Satelit News.
Hasil analisa tim Disnaker didampingi tim PT Torabika ditemukan, salahsatu bagian mesin diduga tidak berfungsi saat proses Heaters Creamer beroperasi seperti biasanya. “Bagian mesin untuk menghirup udara panas diduga tidak berfungsi,” ungkap Deni.
Akibatnya udara menumpuk di dalam bangunan tiga lantai yang mengelilingi mesin Heaters Creamer tersebut. Kemudian udara keluar melewati pintu darurat. ”Tapi karena tekanan sangat keras dan kondisi bangunan tidak kokoh sehingga pintu darurat terhempas, tembok bangunan pun runtuh. Reruntuhan itu mengenai buruh yang ada di bawahnya, kira-kira gambarannya seperti itu,” jelas Deni.
Deni belum bisa memastikan kesimpulan hasil analisa timnya, karena sifatnya masih dugaan. Pihaknya memerlukan penjelasan dari produsen alat Heaters Creamer itu. Informasi dari manajemen Torabika, alat tersebut baru dibeli dari Malaysia, sejenis alat inovasi jadi masih percobaan.
Pihaknya tetap melarang PT Torabika untuk menggunakan mesin Heaters Creamer tersebut karena hingga saat ini masih dalam pemeriksaan pengawas Disnaker dan kepolisian. Sementara ini Puslabfor Mabes Polri masih melakukan pemeriksaan di lokasi ledakan.
Seperti telah diberitakan,  sebuah mesin pemanas bubuk krimer kopi milik PT Torabika Ground II, yang berada di Jalan Raya Serang Km 12, Kampung Bitung Jaya, RT 05/02, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, meledak Senin (25/6) lalu. Satu orang karyawan pabrik tersbebut tewas di tempat kejadian diduga akibat tertimpa reruntuhan bangunan. (fajar aditya/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.