Cabup dari PDIP Wajib Bangun RS Tanpa Kelas

TIGARAKSA, SNOL Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)  akan mewajibkan  setiap calon yang diusungnya jika terpilih kelak dalam Pemilukada nanti membangun sebuah rumah sakit tanpa kelas. “Partai telah memutuskan bahwa setiap kepala daerah yang terpilih diwajibkan membangun minimal sebuah rumah sakit tanpa kelas,” ujar Sekretaris  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Tangerang, Mukhlis.
Selain itu kata Mukhlis, agar bisa mengikat keputusan tersebut, maka setiap saat calon sebelum resmi dipilih diwajibkan menandatangani kotrak politik.  “Kontrak politik akan kami sodorkan menjelang pemberitahuan resmi dan wajib ditandatangani oleh siapapun calon yang akan maju,’ jelas Mukhlis.
Dia juga menambahkan, keputusan mewajibkan setiap kepala daerah untuk membangun sebuah rumah sakit tanpa kelas diambil karena saat ini PDIP melihat masih banyak sekali masyarakat miskin yang belum mendapatkan pelayanan kesehatan akibat adanya pembagian kelas tersebut.
“Saat ini walaupun telah ada Jamkesmas ataupun Jamkesda namun ketika masyarakat miskin ingin mendapatkan pelayanan kesehatan sering kali dianaktirikan sehingga tidak mendapatkan pelayanan semestinya,” jelasnya.
Selain mengenai masalah kesehatan, PDIP juga akan mewajibkan kepada calon yang akan diusungnya nanti memiliki program-program pembangunan yang akan menyentuh masyarakat kecil. Untuk itu, rencananya, seluruh bakal calon bupati dan wakil bupati yang telah melamar ke PDIP diwajibkan menyampaikan visi misi berikut program kerjannya di hadapan seluruh kader mulai dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga ke tingkat DPP.
“Semua kader PDIP harus tahu visi misi dan program kerja calon yang akan diusung PDIP, karena merekalah yang akan menjadi motor penggerak partai untuk memenangkan Pilkada nanti,” jelasnya.
Karenanya, pungkas Mukhlis, partainya akan memutuskan siapa calon yang akan diusungnya tersebut di saat detik-detik terakhir pendaftaran. “Kemungkinan dengan proses penjaringan yang akan kami lakukan agar bisa mendapatkan kader yang paling tepat, kami baru akan memutuskan di detik-detik terakhir pendaftaran,” tutupnya. (hendra/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.