Puluhan Ribu Botol Miras Digilas

TIGARAKSA,SNOL Sebanyak 21.500 botol minuman minuman keras  (miras)  serta VCD porno dan bajakan  dimusnahkan oleh Polres Kota Tangerang, Selasa (17/7). Pemusnahan dihadiri oleh Kejaksaan Negeri Tigaraksa Kabupaten Tangerang, MUI, Ormas FPI, serta perwakilan dari pemerintah daerah Kabupaten guna menyaksikan pemusnahan tersebut.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Bambang Priyo Andogo yang memimpin langsung pemusnahan tersebut mengatakan bahwa miras, VCD porno dan bajakan tersebut merupakan hasil operasi rutin cipta kondisi. “Menjelang Ramadhan ini kami memang telah menggelar operasi cipta kondisi untuk memberantas pekat,” ujarnya.
Pihaknya memang telah memerintahkan kepada seluruh jajarannya sejak 8 Juli lalu hingga menjelang akhir Ramadhan nanti untuk terus melakukan  operasi tersebut. “Kami telah instrusikan agar operasi cipta kondisi ini gencar dilakukan di seluruh polsek untuk menekan pekat yang ada dimasyarakat,” ujar Bambang.
Selama operai cipta kondisi ini pihaknya telah mengamankan seorang tersangka yakni  LS serta beberapa pedagang minuman yang tidak dilengkapi dengan izin. Operasi ini digelar untuk menghormati umat muslim yang akan melaksanakan ibadah puasa. “Kami berharap seluruh umat muslim yang  akan menunaikan ibadah puasa agar bisa dengan khusyuk dalam ibadahnya dengan dilakukannya operasi cipta kondisi ini,” jelasnya.
Dalam memerangi penyakit masyarakat, perlu adanya keterpaduan langkah yang koprehensif.  Tidak hanya itu, peran serta masyarakat juga sangat diperlukan. Menanggapi banyaknya laporan mengenai sweeping yang dilakukan sejumlah ormas tertentu yang biasa terjadi saat Ramadhan, Kapolres menegaskan bila pihaknya telah melakukan himbauan agar ormas tersebut tidak melakukan hal tersebut.
“Jangan ada lagi kelompok masyarakat yang berbuat ilegal apalagi sweeping. Hal ini dapat menimbulkan keresahan.  Saya minta kepada ormas dan kelompok masyarakat agar tidak mudah terpancing. Percayakan kepada kami untuk melakukan penindakan,” tegas Kapolres.
Pihaknya menghimbau agar masyarakat segera melaporkan kepada kepolisian jika ada yang mencurigakan, serta adanya kegiatan yang meresahkan. Tujuannya agar ibadah umat islam tidak ternodai dengan aksi kriminal dan anarkis dengan cara main  hakim sendiri.
Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Tangerang H Uwan Suwana  menambahkan pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi Polres Kota Tangerang dan jajarannya yang telah melakukan operasi miras. “Kami harap kegiatan ini tidak berhenti disini, harus dilakukan operasi rutin agar kegiatan maksiat dan yang merugikan masyarakat dapat hilang,” imbuh Uwan. (hendra/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.