Barang Bukti Kejahatan di Pandeglang Dimusnahkan

PANDEGLANG, SNOL Kejari Pandeglang memusnahkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan yang didapat dari razia penyakit masyarakat (Pekat) tahun 2012 di Alun-alun Pandeglang, Rabu (18/7).  Barang bukti yang dimusnahkan t terdiri dari 1,2 Kg narkoba jenis ganja, 95 lembar uang dolar amerika palsu pecahan $100, 10 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp 100.000, 142 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp 50 ribuan, 4.000 lebih botol miras dan 2636 lembar materai 6000, serta ratusan petasan.
Kajari Pandeglang Supriyati mengatakan, pemusnahan itu merupakan agenda tahunan yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan “Itu juga diharapkan menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat, agar mau menghindari perubatan yang melanggar undang-undang, serta menghindari kegiatan melanggar hukum lain,” kata Supriyati.
Menurut Supriyati, selama ini pihaknya bekerjasama dengan seluruh jajaran aparat penegak hukum lain, melakukan antisipasi tindak kejahatan melalui kegiatan pelatihan dan sosialisasi ke seluruh komponen. Termasuk anak-anak sekolah dan kalangan pemuda di wilayah hukum Pandeglang.
“Kami minta kepada semua pihak, terutama para orang tua agar melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya. Kalangan remaja itu rentan terhadap pergaulan yang mengakibatkan mabok-mabokan dan mengkonsumsi barang terlarang lain seperti narkoba,” pintanya.
Kapolres Pandeglang AKBP Tb Ade Hidayat mengatakan, pihaknya siap menurunkan full personil untuk melakukan operasi pekat serta pengawasan ke sejumlah wilayah, termasuk daerah yang rawan peredaran miras dan narkoba. Bahkan, selama ini koordinasi dengan sejumlah aparat terkait juga intens dilakukan. “Kami serukan, Pandeglang harus bebas narkoba dan peredaran miras. Kami siap siaga untuk melakukan tindakan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” kata  AKBP Tb Ade Hidayat.
Ade menuturkan, selama tahun 2012, pihaknya intens melakukan pengawasan, monitoring dan penertiban pekat disejumlah wilayah, termasuk kawasan wisata yang selama ini menjadi sorotan. “Kedepan kami akan lebih maksimal lagi dalam melakukan pengawasan. Kami juga menghimbau kepada kalangan pemuda dan pelajar di Pandeglang untuk turut serta memberangani miras dan jenis narkoba lain,” ujarnya.
Berdasarkan pantuan, pemusnahan barang bukti yang dilakukan Kajari Pandeglang, disaksikan Kapolres Pandeglang AKBP Tb Ade Hidayat, Dandim 0601 Letkol Inf Dhani Al Kadri, dan Sekda Pandeglang Dodo Juanda dengan menggunakan stoom kecil, dan untuk ganja, materi palsu serta uang palsu dibakar didalam tong besar. Sehingga, alun-alun menjadi lautan miras dengan bau menyengat, tercium hingga jarak beberapa meter.
Sementara itu, Tokoh Ulama Banten KH Muhtadi Dimyati yang hadir dalam kesempatan itu mendukung langkah pemerintah dan aparatur yang ada, untuk memusnahkan miras, ganja, upal, dan barang-barang tersebut. “Pandeglang aman, Pandeglang nyaman, Pandeglang maju, hidup Pandeglang. Mari bersama-sama dukung pemerintah untuk memberantas penyakit masyarakat dan kegiatan melawan hukum diwilayah Pandeglang,” teriak KH Muhtadi. (mardiana/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.