Investor PT Gold Invesment Bentuk Tim Pencari Fakta

TANGERANG,SNOL Para investor PT Gold Invesment (GI) yang berlokasi di bilangan Ruko Mutiara, Desa Jayanti, Kecamatan Jayanti, mulai membentuk tim pencari fakta untuk mengetahui kemana larinya Komisaris PT Gold Invesment Kuntoro Sigiarto yang diduga melarikan uang nasabah sebesar Rp 1,1 triliun.
Aling, yang menginvestasikan uangnya sebesar Rp30 juta mengatakan, tujuan dibentuk tim pencari fakta selain untuk mencari tahu kemana larinya Kuntoro, juga untuk mengtahui siapa saja yang terlibat menggelapkan uang tersebut.
“Tim pencari fakta yang kami bentuk ini merupakan orang-orang yang berkompeten untuk mencari kemana larinya uang serta keberadaan managemen PT Gold Invesment. Kami kecewa dengan pihak PT GI seakan tidak bertanggungjawab dengan perbuatannya, dan sampai saat ini kami kehilangan kontak dengan mereka.,” katanya.
Terkait jumlah uang yang dilarikan, Aling mengatakanm Kuntoro hanya mengakui menyimpan uang sebesar Rp150 juta. “Kuntoro bilang kepada kami uang investor yang ada padanya sebesar seratus lima puluh juta, tapi kami kurang yakin, karena berdasarkan kalkulasi kami mencapai satu koma satu triliun rupiah,” tegasnya.
Dalam pencarian ini Aling masih menemukan kebuntuan. “Kami belum bisa menemukan jejak Kuntoro, dan antek-anteknya yang kami duga melarikan uang para investor,” katanya.
Kejanggalan ini bermula ketika cabang PT Golden Invesment di Balaraja, diketahui jarang menyetorkan uang para investor. “Kami mengetahui bahwa uang para investor jarang disetor ke Jayanti, dan di Jayanti hanya masuk data  saja bukan uangnya,” katanya.
Seperti dibertikan, PT Golden Invesment, di bilangan Ruko Mutiara, Desa Jayanti, Kecamatan Jayanti diamuk investor, Senin (16/7). Tidak hanya mengamuk, puluhan investor menjarah barang-barang yang ada di dalam ruko. Investor yang kesal lantaran bonus yang dijanjikan tidak diberikan. (hendra/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.