Banten Kerahkan 2.725 Personil Amankan Puasa & Mudik

SERANG, SNOL Kepolisian Daerah (Polda) Banten siap mengamankan arus mudik maupun arus balik  Lebaran tahun ini dengan menerjunkan 2.725 personil. Itu meliputi 547 personil dari Polda Banten, 700 dari Polres Serang, 525 dari Polres Cilegon, 410 orang dari Polres Pandeglang dan sisanya 543 dari Polres Lebak. Alokasi anggaran pengamanan sebesar Rp 607.200.000 berasal dari dana hibah Pemrop Banten untuk Polda Banten.
Kapolda Banten Brigjen, Eko Hadi Sutedjo mengatakan, pengamanan tersebut, dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan kemanan bagi warga yang akan mudik pada lebaran mendatang. “Hari ini (kemarin.red), baru koordinasi dengan instansi lain, kami ingin mendapatkan pemaparan dari kordinator masing-masing untuk mengetahui persoalannya, baru solusinya,” kata Brigjen Eko Hadi Sutedjo, di Kota Serang, Kamis (19/7).
Pihaknya juga mengantisipasi keamanan menjelang puasa. “Banyak kegiatan yang dilakukan selama bulan puasa, seperti tarling dan rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya untuk ibadah solat tarawih. Tapi, kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap aksi kejahatan,” ujarnya.
Karo Ups Polda Banten, AKBP Budiarto mengatakan, pengamanan selama puasa dan mudik lebaran akan di pusatkan dibeberapa titik yang sudah menjadi analisa petugas kepolisian.
“Aktivitas masayarakat selama puasa ini meningkat. Maka, Polda Banten mengidentifikasi beberapa titik yang dipastikan menjadi daerah rawan kemacetan, telebih lagi Provinsi Banten sebagai daerah perlintasan bagi pemudik yang akan melakukan penyebrangan ke Sumatera,” kata AKBP Budiarto.
Budiarto mengungkapkan, salah satu titik yang menjadi perhatian dalam pengamanan arus balik adalah pasar tumpah disepanjang jalur Cikande-jalan raya Cilegon.”Itu yang akan menjadi perhatian serius unutk memberikan kenyamaman bagi pemudik. Kami juga akan mendirikan Pos pemantauan arus mudik, pengaturan lalu lintas, dan sejumlah pengamanan lain,” ujarnya. (bagas/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.