Gerbong Kereta Anjlok, Rute Jakarta-Merak Kacau

SERANG, SNOL Dua gerbong kereta api pengangkut batu bara dari Merak menuju Jakrta anjlok di dekat Stasiun Cikeusal, Kabupaten Serang, Minggu (22/7) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun sejumlah jadwal keberangkatan kereta api baik dari arah Jakarta menuju Merak, maupun sebaliknya dibatalkan lantaran terhalang gerbong.
Kapolsek Walantaka, AKP Esti Surohmi menyatakan, kereta api yang mengangkut batu bara dari Cigading menuju Jakarta, anjlok sekitar 5 kilo dari arah stasiun kereta api Cikeusal. Dari hasil pantauan, petugas di lapangan, terdapat dua gerbong kereta yang keluar jalur. “Tetapi tidak mengakibatkan kedua gerbong itu terjungkal. Hanya tergelincir saja, ada roda yang keluar jalur. Dan semuanya sudah teratasi karena petugas KAI dari Rangkasbitung dan Serang berhasil mengangkat kedua gerbong kereta itu,” kata AKP Esti, saat dikonfirmasi wartawan, kemarin.
Menurut Esti, belum diketahi penyebab anjloknya kereta pengangkut batu bara itu. “Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, dugaan sementara kecelakaan itu akibat bantalan rel kereta api yang mulai rusak. Tetapi untuk mengetahui penyebab pastinya, kami akan  segera menyelesaikan pemeriksaan terhadap anjloknya gerbong kereta itu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Stasiun Kereta Api Serang, Didin Wahyudin menyatakan, meski tidak menimbulkan korban jiwa dalam peristiwa anjloknya kereta api barang yang mengangkut batu bara tersebut, tetapi sejumlah jadwal kebernagakatan kereta terganggu. “Ada tiga jadwal keberangkatan kereta baik kea rah Merak maupun kea rah Jakarta, termasuk satu jalur keberangkatan kereta barang dari Merak menuju Jakarta,” kata Didin.
Namun, lanjut Didin, peristiwa tersebut bisa cepat diselesaikan, sehingga dua gerbong yang tergelincir keluar jalur rel, sudah bisa diangkat. “Jalur kereta dari arah Merak dan sebaliknya sudah kembali normal. Tadi pagi (kemarin-red) kereta sudah bisa diangkat, dan tidak ada korban dalam musibah itu. Kami juga segera melakukan perbaikan pada jalur rel kereta api agar kejadian itu tidak terulang kembali,” ujarnya. (bagas/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.