Nekad Buka Siang Hari, Resto Bakal Dibongkar

PANDEGLANG, SNOL Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pandeglang menyebarkan surat himbauan ke seluruh warung makan mengenai larangan buka pada siang hari. Kasi Penegakan Perundang-undangan dan Perda (PPUP), Satpol PP Pandeglang Agus Mulyana mengatakan, surat himbauan itu sudah diberikan ke seluruh pemilik warung makan di wilayah Pandeglang. Termasuk kepada pemilik hiburan.
“Bagi pemilik warung makan dan tempat hiburan yang tidak mengindahkan himbauan itu, maka berhadapan dengan kami. Dan kami akan bertindak tegas sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Agus Mulyana kepada wartawan, Mingggu (22/7).
Menurut Agus, surat himbauan yang disampaikan kepada pemilik warung makan dan tempat hiburan, itu juga sudah ditempelkan secara merata diseluruh  lokasi warung makan dan tempat hiburan. Sehingga, tidak ada alasan bagi pemilik untuk mengabaikan peringatan tersebut.
“Selama bulan puasa, warung makan dan tempat hiburan yang ada di wilayah Pandeglang menjadi fokus pengawasan dan pengamanan kami. Kami juga sudah berkoordinasi dengan aparat lain untuk menertibkan rumah makan dan tempat hiburan yang bandel untuk dilakukan pembongkaran secara paksa,” ujarnya.
Berdasarkan pantuan, memasuki hari kedua bulan puasa, sejumlah warung makan di wilayah Pandeglang tidak terlihat melakukan aktivitas. Terkecuali, tepat pada pukul 16.000 WIB, para pemilik warung makan dan rumah makan buka hingga waktu sahur.
Kasatpol PP Pandeglang Mustandri menambahkan, selain warung makan, pihaknya juga akan mengawasi dan memantau lokasi-lokasi lain yang kerap dijadikan tempat peredaran minuman keras (miras) dan sejumlah hotel, sehingga bulan puasa benar menjadi bulan yang penuh barakah tanpa asusila dan kemaksiatan.“Kami sipa melakukan patroli rutin, kami juga segera menertibkan penjual petasan yang membahayakan masyarakat karena sekarang ini beredar di sejumlah pasar di Pandeglang,” kata Mustandri.
Menurut Mustandri, memasuki awal puasa, seluruh warung makan dan tempat hiburan serta penjualan miras dipastikan tutup. Namun, pihaknya tidak menjamin hari selanjutnya, hingga pihaknya terus mengintensifkan pemantauan dilapangan.
“Berdasarkan surat himbauan dari Pemkab Pandeglang yang sudah ditandatangani pak Bupati, bulan puasa ini seluruh warung makan dilarang beraktivitas siang hari. Mereka bisa beraktivitas pada pukul 16.00 WIB hingga waktu sahur. Untuk loksi hiburan, dilarang buka selama bulan puasa. Kalau itu tidak diindahkan, kami sudah memerintah anggota untuk ditindak,” tegasnya. (mardiana/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.