4 Mobil Tabrakan Beruntun

TANGERANG,SNOL Kekurang hati-hatian dalam berkendara kembali menelan kerugian material. Kali ini, tabrakan beruntun yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Rumah Makan Kawali, Cikokol, Kota Tangerang, Senin (23/7), sebabkan empat unit mobil rusak parah.
Peristiwa bermula saat sebuah kendaraan truk B-9013-NDA yang dikendarai Supandi tengah melaju kencang dari arah Cikokol menuju Flyover Sudirman. Diduga mengantuk, truk yang dikendarai Supandi pun langsung berbelok ke kanan dan menerjang pembatas jalan lalu masuk ke jalur sebaliknya.
Sementara itu, dari arah berlawanan sebuah kendaraan Nissan Xtril B-1189-FFB yang melaju dari Flyover Sudirman pun sedang melaju kencang. Akibatnya, tabrakan tidak bisa terhindarkan. “Truk itu naik ke pembatas jalan dan masuk ke jalur sebaliknya yang ke arah Cikokol. Lalu langsung menabrak mobil Nissan X Trail yang melaju dari Tanah Tinggi,” kata Deni, saksi mata kejadian.
Karena dihantam truk dari sisi kanan, Nissan Xtrail pun terpental ke belakang. Sementara dari arah belakang Nissan melaju angkot B07 jurusan Kalideres-Serpong B-7982-CV. Lalu angkot ditabrak lagi oleh mobil box B-9343-JG. “Mobil Nissan itu ringsek. Sementara mobil lain hanya kerusakan di bemper saja,” tambah Dani.
Beruntung, petugas unit Lakalantas Polres Metro Kota Tangerang langsung mendatangi lokasi dan melerai kemacetan yang sempat terjadi akibat tabrakan beruntun tersebut. “Kecelakaan disebabkan supir tuk yang mengatuk,” kata Ipda Nur Susanto, patugas Lakalantas Polres Metro Tangerang di lokasi kejadian.
Atas peritiwa itu, pihaknya langsung membawa truk dan supirnya ke Polres. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. “Tidak ada yang tewas. Hanya empat orang penumpang Nissan XTrail mengalami luka ringan. Mereka tidak ke rumah sakit, tapi langsung pulang,” singkatnya.
Kasat Lantas Polres Metro Tangerang AKBP Pamudji mengatakan, insiden tabrakan yang kerap melibatkan pengendara motor sering kali terjadi karena katidakwaspadaan penggunanya. Makanya, dia mengharapkan, setiap warga pengguna kendaraan bernotor untuk lebih hati-hati dan mawas diri ketika berkendara. “Kecelakaan kebanyakan kesalahan pengemudi. Jadi, dalam berkendara harus hati-hati,” imbaunya.  (pane/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.