Polda Perdalam Dugaan Manipulasi Penetapan Honorer

SERANG, SNOL Tim penyidik dari Subdit III Krimsus Polda Banten terus mendalami kasus dugaan manipulasi data tenaga honorer katagori 1 di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten tahun 2012. Setelah memanggil Kepala Bidang Pendayagunaan Aparatur BKD Provinsi Banten, Ganis Dipanegoro, kemarin (24/7), penyidik kembali memeriksa dua pegawai.
Kepala Sub Direktorat III Krimnal Khusus Polda Banten, AKBP Zuhardi, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap dua pegawai itu. Kedua pegawai tanaga honor tersebut diperiksa di ruang Dit III dalam waktu berbeda.
Namun, Zuhardi tidak menyebutkan identitas kedua pegawai yang tengah dimintai keterangan tersebut. Karena menurutnya, keduanya baru dimintai klarifikasi untuk mencari data-data terkait kasus penetapan tenaga honorer tahun 2012 tersebut.
“Iya kita sedang memintai klarifikasinya tehadap dua pegawai Pemprov. Cuma tolong jangan dulu diekpose identitasnya, karena masih pul data pul baket,” ujar Zuhardi di Mapolda Banten kemarin.
Selain memeriksa kedua pegawai dan pejabat di BKD Pemprov Banten, penyidik juga akan terus melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pegawai di SKPD yang diduga terlibat dalam perekrutan tenaga honorer, yang direkomendasikan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pada tahun 2012.
Selain memanggil beberapa pihak, penyidik juga melakukan jemput bola terhadap SKPD yang diduga terlibat untuk terus mencari dokumen dan data guna kepentingan pul baket dan pul data. “Karena itu, kami belum bisa melakukan penyelidikan jika dokumen dan data yang dibutuhkan belum lengkap,” tukasnya. (bagas/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.