Sopir Batuk, Livina Nyungsep ke Dalam Pasar..

KELAPA DUA,SNOL Diduga pengemudi kehilangan konsentrasi karena batuk, sebuah mobil Grand Livina berwarna hitam terperosok ke dalam area Pasar Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, kemarin (24/7). Mobil berplat nomor B 1200 SFP itu menabrak tembok toko kosmetik dan nyaris menabrak pengunjung di dalam pasar. Beruntung tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB itu, berlangsung disaat kerumunan pembeli memenuhi Queen Shop Cosmetic. “Tiba-tiba saja, braaaak! Mobil itu menabrak tembok toko ini,” ungkap sang penjaga toko yang enggan disebutkan namanya.
Diakui penjaga toko kosmetik tersebut, ada sekitar tujuh ibu-ibu yang memenuhi tokonya. Saat Grand Livina menabrak tembok tersebut, sontak kerumunan ibu-ibu langsung berteriak histeris.
“Karena posisi mobil ada persis di samping kami, kira-kira hanya berjarak 15 senti lagi bisa menabrak kami. Untung saja, tembok toko ini bisa menahan kerasnya laju mobil itu,” ungkap Santi, salah seorang pengunjung toko kosmetik. Di raut wajahnya, masih terbias trauma karena kejadian yang berlangsung beberapa detik itu.
Yono, supir yang mengemudikan mobil matik tersebut mengaku, kecelakaan terjadi akibat dia kehilangan konsentrasi saat mengemudi. “Posisinya bukan sedang markir, tapi sedang jalan. Kondisi kesehatan saya yang sedang buruk, membuat saya kehilangan konsentrasi,” aku pria bertubuh gempal itu.
Diakuinya, setelah menurunkan sang majikan di pintu depan pasar, Yono berusaha mencari lahan parkir untuk mobil majikannya itu. Saat tikungan sebelum anak tangga tempat dimana Yoyo terperosok, dia batuk tidak kunjung berhenti. Ketika mobil melintasi anak tangga pintu masuk ke pasar modern, Yono mengaku kehilangan kendali, sehingga pedal gas masih diinjaknya tertekan keras, sedangkan setir dia banting ke kanan.
“Saat terperosok itu saya tidak sadar, tidak tahunya sudah di bawah saja,” ungkap Yono.
Pria yang mengaku sedang tidak menjalankan ibadah puasa karena alasan kesehatan itu pun tidak mengalami cidera sama sekali. Begitu pula dengan pengunjung Pasar Modern Kelapa Dua, tidak ada satu pengunjung pun yang terluka akibat insiden ini. Walau demikian, kecelakaan sempat menarik perhatian pedagang, pengunjung, hingga warga yang tinggal di sekitar pasar.
Berselang 15 menit setelah kecelakaan, satu unit truk sampah yang stand by di area pasar langsung dikerahkan managemen pasar untuk menarik ke atas mobil livina keluaran tahun 2009 itu. “Saat majikannya datang, kami suruh saja beli tambangnya di pasar. Biar truk sampah kami yang bantu tarik ke atas,” kata Suryaman, Humas Pasar Modern Kelapa Dua.
Sementara truk sampah mengevakuasi, sekitar 25 pedagang, pembeli, hingga petugas keamanan pasar modern, bekerja sama mengangkat bodi mobil dari bawah. “Soalnya kalau enggak diangkat dari bodi depan, bodi bawah mobil beserta mesinnya akan rusak karena terkena anak tangga,” jelas Suryaman yang juga turut membantu mengevakuasi mobil.
Kerjasama itu pun membuahkan hasil, hanya berlangsung sekitar lima menit saja mobil berwarna hitam itu pun terangkat dan bisa dikendarai kembali ke lahan parkir yang benar. Nampak kerusakan parah pada bodi sebelah kanan mobil saja, lampu sen kanan hancur parah, tembok toko yang ditabrak pun rusak parah.
“Keramik anak tangganya juga, tapi enggak begitu parah,” ungkap Suryaman. Saat disinggung soal ganti rugi, pihak managemen pasar modern Kelapa Dua belum mau berkomentar.
Diakui Suryaman, pihaknya akan mendiskusikannya dengan seluruh managemen dan Yono selaku supir yang menabrak. “Ini kan musibah, supirnya juga dalam keadaan sakit, saya enggak mau langsung minta ganti rugi begitu saja,” katanya bijak. (pramita/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.