Napi LP Anak Wanita Ikuti Sanlat

TANGERANG, SNOL Narapidana (Napi) anak wanita yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Wanita Klas II Tangerang selama puasa ini menjalani pesantren ramadhan alias pesantren kilat. Di pesantren ini, para napi banyak kegiatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman keagamaan.
Kepala Lapas Anak Wanita Klas II Tangerang Itun Wardatul Hamro mengatakan, kegiatan pesantren ramadhan adalah kegiatan rutin yang diadakan setiap tahunnya. Tujuan kegiatan ini dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan para warga binaan. “Warga binaan pemasyarakatan yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 124 orang,” ungkap Itun.
Kemarin, pesantren ramadhan itu ditutup. Hadir dalam acara itu Wakil Walikota Tangerang Arief R Wismansyah. Kepada para warga binaan, Arief meminta untuk terus menumbuhkan kesadaran dalam mewujudkan nilai-nilai akhlakul karimah sehingga dapat direalisasikan saat kembali di tengah-tengah masyarakat.
Dalam acara yang berlangsung di Aula Lapas Anak Wanita Klas II Tangerang, Jalan Daan Mogot No 28, ini Arief mengatakan, bahwa akhlakul karimah merupakan salah satu bekal untuk dapat melakukan komunikasi dan interaksi dengan baik karena dengan melaksanakan nilai-nilai moral yang baik akan lebih memudahkan dalam berinteraksi di tengah-tengah masyarakat.
Arief berharap agar warga binaan pemasyarakatan dapat kembali ke masyarakat dengan menjadi warga yang baik dan berguna bagi masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten Imam Santoso yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, pembinaan mental merupakan salah satu tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dari lembaga pemasyarakatan agar warga binaan pemasyarakatan dapat kembali ke masyarakatnya menjadi warga lebih baik.
Imam juga mengharapkan kepada lembaga, institusi ataupun mitra yang lainnya untuk dapat melakukan kerjasama dengan Lapas untuk melakukan pembinaan. “Saya menyambut baik kegiatan pesantren ramadhan ini yang bekerjasama dengan forum ukhuwah islamiyah Tangerang,” ujarnya.(rls/fah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.