Polisi Gagalkan Tawuran Saat Sahur

CIPUTAT,SNOL Entah apa yang ada dibenak belasan remaja tanggung di kawasan Cimanggis-Ciputat, Kota Tangerang Selatan ini. Di saat sebagain orang tengah menyantap makan sahur, mereka malah hendak asyik-asyik mau tawuran dengan remaja lainnya di kawasan tersebut.
Beruntung, petugas Kelompok Sadar Kamtibmas (KSK) Polsek Ciputat yang sedang melakukan patroli rutin bertindak sigap dengan terlebih dulu menghalau mereka sebelum aksi yang akan meresahkan warga tersebut pecah. Melihat polisi yang berpatroli, mereka pun ngacir berusaha menghindari petugas yang akan menghalau mereka.
Aksi kejar-kejaran layaknya adegan sebuah film action pun tak terelakan lagi. Meski demikian, petugas berhasil mengamankan beberapa orang diantara para remaja tersebut. Mereka yang tertangkap langsung dibawa ke kantor polsek Ciputat, dan kemudian dipanggil orangtuanya agar tidak mengulangi perbuatan mereka lagi.
“Kejadiannya tadi (kemarin malam, red) jam 1.55 wib, di Jalan Dewi Sartika tepat di depan Holland Bakery,” ungkap salah seorang anggota KSK Polsek Ciputat, Indra Surjawan di lokasi kejadian kemarin. Menurut Koko-sapaan akrab Indra, aksi para remaja tersebut terpantau lewat radio para anggota KSK yang selalu memantau wilayahnya masing-masing 24 jam penuh. Mereka, indikasinya akan menyerang kelompok remaja lain di sekitar masjid wilayah tersebut. Hal tersebut terindikasi dari jumlah serta aksi mereka yang sudah melemparkan batu ke arah remaja lainnya.
Untuk mengamankan mereka, anggota KSK tersebut melakukan aksi kejar-kejaran memasuki gang kecil dengan para remaja yang diperkirakan masih duduk dibangku SMP tersebut. Beberapa diantara mereka, ada yang bersembunyi di sekitar kebun, dan ada juga yang sembunyi di sekitar pohon pisang.
“Sudah pasti lah mereka mau tawuran. Kalau tidak dicegah yah sudah pasti pecah tawurannya. Pas mau dicegah saja, mereka terpaksa kita kejar sampai ke gang-gang biar ga pada tawuran,” imbuhnya. Masih menurut Koko, atas kejadian tersebut, mereka berharap kepada masyarakat khususnya orangtua yang anaknya sudah remaja bisa melakukan pengawasan maupun kontroling lebih baik kepada mereka, sehingga aksi kenakalan remaja seperti tawuran bisa dihindari. Anggota KSK Polsek Ciputat sendiri, sambungnya, selama 24 jam penuh selalu melakukan kontroling maupun patroli keliling wilayah masing-masing, agar tindakan kejahatan maupun tawuran antar remaja bisa dieliminir.
Sementara, Irwan Mahmud, salah seorang warga mengatakan, gerombolan remaja pada saat mau sahuran memang rawan terjadi gesekan diantara mereka. Karenanya, dia  meminta pihak aparat tetap siaga dalam pada waktu tersebut.
“Bulan puasa kan seharusnya bisa menahan diri, tidak tawuran. Ini malah remaja-remaja di sini mau tawuran. Kami harap pihak kepolisian bisa selalu siaga menjaga wilayah,” imbuhnya. (sam/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.