Terpidana Korupsi Tanaman Jarak Segera Dieksekusi

LEBAK,SNOL Kejaksaan Negeri Rangkasbitung dalam waktu dekat ini segera melakukan eksekusi terhadap dua terpidana korupsi tanaman jarak Rp4,5 miliar tahun 2006. Kedua terpidana tersebut, yaitu mantan Kepala Kantor Koperasi dan UKM Lebak Fachri Hidayat dan Suhada.
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Rangkasbitung, Anabertha Sembiring mengatakan, eksekusi terhadap Fachri sesuai putusan Mahkamah Agung (MA) yang telah memvonis Fachri dengan hukuman 4 tahun penjara dan pembayaran uang pengganti sebanyak 48 juta. Sedangkan putusan Suhada, yaitu 4 tahun penjara dan denda Rp48 juta.
”MA sudah menolak kasasi yang diajukan Fachri, maka  Fachri dan Suhada tetap mejalani hukuman 4 tahun penjara. Dan kami sudah menerima putusan MA itu,” kata Anabertha kepada wartawan, Minggu (29/7).
Menurut lelaki yang akrab disapa Bertha ini, diterimanya putusan kasasi dari MA itu, pihaknya segera mengeksekusi kedua terpidana tersebut. Surat pemanggilan dari Kejari untuk kedua terpidana agar menjalankan Putusan MA segera disampaikan kepada yang bersangkutan.”Surat penggilannya segera kami sampaikan kepada yang bersangkutan,” ujarnya.
Seperti diketahui, proyek pengembangan Briket Batu Bara dan Tanaman Jarak ini bergulir pada 2006, melalui Kementerian Koprasi. Untuk di Kabupaten Lebak, terdapat dua proyek yakni Briket Batu Barda dan Tanaman Jarak dengan masing-masing proyek Rp4,5 miliar.
Setelah uang anggaran itu digulirkan, program tersebut tidak berjalan. Bahkan polisi sebagai penyidik pada waktu itu, melihat koperasi yang meneriman danat itu fiktif. Sebab, koperasi yang didirikan itu merupakan bentukan Supendi, yang hingga saat ini masih buron. Supendi juga tidak hanya membuat koperasi di Kabupaten Lebak, juga membuat koperasi fiktif di Kabupaten Serang.
Koprasi bentukan Supendi di Kabupaten Serang itu adalah koperasi yang bergerak dalam pengembangan rumput laut. Koperasi fiktif itu juga mendapatkan bantuan dana segar Rp4,5 miliar. Kasus kopersi fiktif di Kabupaten Serang ini juga telah menjebloskan Kepada Dinas Koperasi Edi Tahap dan pengurus koperasi lain. (bagas/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.