Penumpang Pesawat Naik 16 Persen

TANGERANG, SNOL Musim arus mudik tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan pun sudah mulai disiagakan pihak terkait, mulai dari persiapan di Bandara Soekarno-Hatta, terminal, Pelabuhan Merak hingga berbagai fasilitas para pemudik.
Di Bandara Soekarno-Hatta (BSH), PT Angkasa Pura II selaku pengelola BSH, memprediksi arus mudik Lebaran tahun 2012 ini mengalami peningkatan yang signifikan. Pergerakan peningkatan ini berlaku baik pada penerbangan domestik maupun internasional.
Deputy Senior General Manager PT AP II, Bram Bharoto Tjiptadi mengatakan, peningkatan pergerakan pesawat ini cukup signifikan dibandingkan tahun 2011 lalu. Hal tersebut berlaku karena berubahnya kebiasaan pulang kampung atau mudik masyarakat saat hari raya menggunakan angkutan udara. “Trennya naik hingga 11,6 persen bila dirata-rata 1.115 pesawat, yang sebelumnya 910 pesawat setiap harinya,” tutur Bram.
Dari data yang didapat, perbandingan pergerakan pesawat dari tahun 2010 dengan 2011 untuk kedatangan domestik trennya mencapai 13,44 persen, dengan jumlah pesawat 5.767 untuk 2010 dan 6.542 pesawat untuk 2011. Sedangkan untuk keberangkatan domestik tercatat untuk 2010 mencapai 5.768 pesawat, sedangkan 2011, sebanyak 6.500 pesawat dengan tren 12,69 persen.
Sementara itu, untuk kedatangan internasional, pergerakan pesawat di 2010 sebanyak 1.503 dan 2011 sebanyak 1.614 pesawat dengan tren 7,4 persen. Sedangkan keberangkatan internasional trennya 4,7 Persen dengan jumlah pesawat di 2010 sebanyak 1.519 pesawat, dan di tahun 2011 naik menjadi 1.591 pesawat. “Untuk 2010 saja jumlah pesawatnya mencapai 14.557, sedangkan 2011 mencapai 16.247 pesawat. Melonjak cukup tinggi, di musim mudik tahun ini pastinya juga akan ada peningkatan,” tegasnya.
Dari data itu juga, Bram mengutarakan, arus mudik dengan menggunakan pesawat terbang pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini, diprediksi akan didominasi oleh kedatangan domestik. Sebab, bila berkaca pada arus mudik tahun 2011 lalu, jumlah penumpang pesawat mencapai 942.168 penumpang. Dan pada arus mudik tahun 2012 ini trennya diprediksi akan naik hingga 16,8 persen.
Dari data yang didapat, di tahun 2010 jumlah penumpang  kedatangan domestik mencapai 776.025 penumpang, sementara untuk keberangkatan domestik tahun 2010 jumlah penumpang sebanyak 695.960, sedangkan di tahun 2011 sebanyak 817.504 penumpang.
Sebaliknya, untuk jumlah penumpang kedatangan internasional di tahun 2010 tercatat 235.507 penumpang dan 2011 sebanyak 257.702 penumpang. Sedangkan keberangkatan internasional sejumlah 247.283 di tahun 2010 dan 264.850 untuk tahun 2011.
“Sementara untuk total penumpang di tahun 2010 lalu tercatat 1.954.775 penumpang dan 2011 sebanyak 2.282.224 penumpang. Artinya, ada perkiraan, arus mudik tahun 2012 ini diprediksi akan mencapai 16,8 persen. Dan kami sudah mengantisipasi dengan kelonjakan ini, mulai dari penyediaan lahan parkir, perbaikan fasilitas penunjang, dan persiapan keamanan dan lainnya,” ucapnya.
D iakhir kesempatan, Bram menyatakan, AP II siap melayani calon penumpang pada arus mudik Idul Fitri tahun ini. “Dengan perbaikan-perbaikan yang sudah kami lakukan dan analisa sudah kami perkirakan, dan kami siap melayani mudik lebaran tahun ini,” pungkas Bram.

Sidak Pelabuhan Merak

Sejumlah Anggota Komisi I dan Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Selasa (7/8), melakukan pemantaun ke Pelabuhan Merak. Anggota dewan yang berkenjung itu yakni, Elis Susilawati, Hilmi Fuad, Siti Saedah Silalahi, dan Mufliha.
Berdasarkan pantaun, keempat anggota dewan itu tiba di Kantor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, sekitar pukul 13.00 WIB. setibanya di lokasi mereka langsung menuju ruangan VIP dan melakukan pertemuan secara tertutup. Wartawan yang hendak meliput hanya diperkenankan menunggu di luar ruangan.
Usai melakukan rapat, Anggota Komisi IV DPRD Banten, Hilmi Fuad mengatakan, kedatangannya itu merupakan untuk meninjau segala persiapan yang dilakukan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, menjelang arus mudik lebaran nanti.
Menurutnya, persiapan yang dilakukan pihak ASDP sudah cukup baik. Hal itu terlihat dari berbagai fasilitas yang sudah dibenahi dan siang kemarin juga di Pelabuhan Merak terlihat lengang tidak ada antrean hingga keluar pelabuhan seperti sebelumnya.
“Saat ini, situasi di Pelabuhan Merak sudah mulai baik. Kami pantau tidak ada kemacetan lagi. Fasilitas yang ada juga sudah dioperasikan cukup maksimal. Semoga ini terus berlangsung dan bukan hanya pada menjelang mudik lebaran saja,” katanya.
Dari hasil rapat, kata dia, PT ASDP menyiapkan sebanyak 34 kapal dan sudah menyiapkan berbagai fasilitas demi kenyamanan para pemudik. “Dengan jumlah kapal sebanyak itu katanya cukup untuk melayani para pemudik. Kami harap semuanya lancar,” katanya.
Sementara itu, Bagian Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Mario Sardadi Oetomo mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana menjelang mudik nanti. Sarana tersebut yakni menyiapkan delapan tolget khusus roda dua yang menggunakan tenda, sembilan pembelian tiket pejalan kaki, empat tolget kendaraan pribadi, satu tolget untuk bus dan satu tolget untuk truk serta menyiapkan dermaga IV dan Dermaga V khusus untuk kendaraan roda dua.
Sementara untuk keamanan para pemudik, pihaknya juga telah memasang sebanyak 35 CCTV di titik strategis pelabuhan dan menyiapkan 1.000 petugas untuk pelayanan dan keamanan yang bekerjasama dengan Polda Banten. “Semuanya sudah kami persiapkan. Mudahan-mudahan berjalan lancar. Sementara kami mengimbau kepada pemudik agar berangkat pada siang hari. Itu dilakukan agar para pemudik lebih aman,” katanya. (pane/man/deddy/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.