Terdakwa KDRT Divonis Bebas

SERANG, SNOL Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Serang memvonis bebas Aam Amaliah, bidan yang bertugas di Kota Serang, terdakwa dalam kasus tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Hakim menilai meski dia terbukti melakukan kekerasan, namun tindakan itu merupakan bentuk pembelaan atas tindakan suaminya.
Dalam amar putusan yang dibacakan Hakim Sumartono dihadapan terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Misbah dari Kejari Serang, perbuatan Aam adalah bentuk pembelaan atas tindakan suaminya yang lebih dulu memelintir tangannya.
“Hakim menilai perbuatan terdakwa tidak bersalah dan dinyatakan bebas dari segala tuntutan hukum. Dan tutntutan jaksa dalam pasal 44 UU RI no 23 Tahun 2004 dinyatakan gugur,” kata Hakim Sumartono, Kamis (9/8).
Terdakwa yang didampingi pengacara mengaku senang atas putusan hakim yang memvonis bebas dirinya. Dia mengaku tidak akan melakukan tuntutan balik terhadap mantan suaminya “Saya sudah ikhlas, dan saya juga tidak akan menggugat balik mantan suami saya,” kata Aam usai persidangan.
Sebelumnya JPU menenuntut enam bulan penjara terhadap Aam Amalia. Terdakwa dinilai terbukti melanggar pasal 44 UU RI no 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga.
Kasus tersebut muncul, setelah Juhryadi Kabid Penanaman Modal Di Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Provinsi Banten mengadu pada polisi. Dia melaporkan mantan isterinya melakukan tindakan KDRT. Dalam persidangan terungkap, pemicu terjadinya kericuhan dalam rumah tangga mereka akibat tidak dikaruniai keturunan. Hal itu kemudian memicu perselingkuhan.(bagas/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.