Hasil Medis Atlet PON Banten Memuaskan

SERANG,SNOL Kesehatan kontingen Banten menjelang keberangkatan ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII, dinilai cukup baik. Hasil resmi yang dikeluarkan pihak tim dokter hasil dari medichal cek-up yang dilakukan beberapa waktu lalu menunjukkan atlet – atlet siap tempur.
Ketua tim dokter KONI Banten Yulia Mardatillah mengatakan, hasil perubahan parameter visiologi, yang dilakukan dengan pengecekan jantung, tekanan darah, denyut nadi, struktur otot, ketebalan otot jantung menunjukkan tidak ada kendala berarti. Yang ada, malah menujukkan kemajuan dari segi fisik.
Jadi, bisa disimpulkan seluruh atlet PON Banten, layak untuk mengikuti  pertandingan. Hanya saja, memang dari segi pemeriksaan yang lain, ditemukan sedikit permasalahan bagi para atlet. Kata dia, dari hasil pemeriksaan urine, atlet masih banyak yang belum menyadari betapa pentingnya menjaga asupan makanan dan minuman. Contohnya, ada yang obesitas, kekurangan berat badan dan kurang minum air putih.
Selain itu, ada sekira lima atlet yang masih menunggu rekomendasi dokter spesialis jantung. Mereka diketahui, bermasalah dengan fungsi hati. Kemungkinan besar karena berlatih lama sehingga kelelahan.
“Tapi secara garis besar semuanya sehat dan bisa ikut pertandingan PON. Saya yakin, di PON nanti, semuanya bisa tampil maksimal,” papar Yuli, Selasa (28/8). Apalagi, kata Yuli, masih ada waktu untuk menyembuhkan atlet. Bagi yang obesitas diminta untuk melakukan diet ketat. Namun, hanya bagi atlet yang berlaga dengan ketentuan berat badan. Sedangkan yang masih kekurangan berat badan, diminta untuk ditingkatkan. Sedangkan yang mengalami gangguan fungsi hati, diminta untuk mengurangi jadwal latihan. Agar kondisinya kembali fit.
Pokoknya, ia telah memberikan metode yang pas kepada seluruh pelatih, untuk mengatasi permasalahan kesehatan atlet. Soalnya, ia dan pengurus KONI Banten lainnya tidak ingin kehilangan kontingen karena bermasalah dengan kesehatan. Namun, bila memang ada atlet yang tidak sehat, mereka juga tidak akan memaksakan mengirimkannya. Ia tidak ingin mengambil resiko. Taruhannya, nyawa sang atlet itu sendiri.
Sementara itu, Wakil Ketua III KONI Banten Mas Bagus Taftayazhi mengimbau kepada seluruh atlet yang sehat maupun butuh pemulihan, terus menjaga kondisinya supaya fit pada saat pertandingan PON nanti. (arf/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.