Gara-gara BB, Pedagang Asongan Masuk Penjara

SERANG,SNOL Gara-gara membeli hand phone jenis Blackberry (BB), A Syaefi (27), warga Ciwandan, Kota Cilegon yang berpropesi sebagai pedagang asongan harus mendekam dipenjara di Rutan Serang.  Pasalnya, BB yang dibeli dari temannya itu ternyata merupakan hasil curian.
Dalam persidangan di Pengadilan negeri (PN) Serang, Rabu (29/8) Syaefy di dijerat dengan pasal 480 KUHP. Jaksa juga mendakwa Iwan Sastriawan (21), yang tak lain adalah sesama pedagang asongan yang biasa beroperasi di Pelabuhan Penyeberangan Merak, warga Citra Garden, Kampung Pinggir Rawa, Pulo Gadung, Jakarta.
Iwan didakwa melakukan pencurian BB Gemini 6530 milik Ferry di Dermaga II Pelabuhan Penyeberangan Merak, pada Sabtu 16 juni 2012 sekitar jam 10.00 WIB. Kemudian BB tersebut dijual kepada Syaefy. Atas perbuatannya dia dijerat dengan pasal 362 KUHP.
Dihadapan majelis hakim. Syaefy mengungkapkan, dirinya tidak mengetahui, BB yang ditawarkan terdakwa adalah hasil curian. ”Saya membeli  BB itu dengan harga Rp 350 ribu. Saya tidak tahu, kalau BB hasil curian bu hakim,” kata dia.
Menurut Syaefy, semula terdakwa menawarkan BB tanpa kartu dan charger kepada dirinya Rp400. Lalu ditawar Rp350 ribu, dan akhirnya terdawa menyetujui. ”Saya tidak pernah berpikir kalau BB itu masalah. Jadi, sekali lagu bu hakim, saya tidak tahu kalau BB itu hasil curian,” ujarnya.
Syaefy menyatakan, dirinya ditangkap polisi malam pukul 23.00 WIB, dengan tuduhan sebagai penadah hasil curian.”Bener saya tidak tahu itu barang hasil curian. Saya juga belum pernah dihukum dan belum pernah melakukan pencurian,”tukasnya.
Selesai mendengarkan keterangan terdakwa Syaefy, majelis hakim  menyatakan sidang diunda hingga pekan depan dengan agenda masih dalam pemeriksaan saksi-saksi.”Baiklah,sidang ditunda dan dilanjutkan pekan depan dengan agenda masih dalam pemeriksaan saksi,” kata hakim ketua Anastacia. (bagas/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.