Truk Dirampok di Tol Cikupa

CIKUPA, SNOL Aksi perampokan di jalan tol Tangerang-Merak kembali terjadi. Sebuah truk pengangkut karung plastik dibajak kawanan perampok, Selasa (4/9) sekitar pukul 02.30 tidak jauh dari pintu tol Kedaton, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa perampokan ini, namum kerugian ditaksir mencapai Rp Rp 657 juta. Sebelumnya di bulan Agustus lalu, dua perampokan mobil truk juga terjadi di jalan tol Tangerang-Merak.
Menurut keterangan sopir tronton Sujiono (33), perampok yang berjumlah empat orang tersebut berhasil membawa kabur sebuah truk tronton nopol W 9204 UC bermuatan karung plastik. Sujiono kemudian diikat dan dibuang ke ruas Tol Bitung Desa Bitung, Kecamatan Cikupa.
“Saya membawa truk bermuatan karung plastik milik PT Wiharta Karya Agung Gresik. Rencananya akan saya antarkan ke PT Krakatau Steel di Cilegon. Setelah saya mengambil kartu di pintu tol Kedaton, truk saya dipepet sebuah mobil box berwarna hitam,” terangnya.
Sujiono mengatakan, lantaran dihadang sebuah mobil box, Sujiono tidak dapat berbuat banyak. Alhasil salah satu pelaku naik ke atas truk tronton dan menodong Sujiono dengan menggunakan senjata tajam. Dalam keadaaan tidak berdaya, Sujiono kemudian diikat dengan lakban dan dibuang ke ruas Tol Bitung yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Korban Sujiono diturunkan dari truk tronton kemudian diikat dan dibuang. Bersamaan dengan itu, truk yang membawa 100 karung yang berisi karung plastik senilai Rp 657 juta dibawa kabur pelaku,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Cikupa, AKP Endang Efendi.
Mendapatkan laporan perampokan, tim Buser Polsek Cikupa segera melakukan pengejaran hingga ke Cilegon. Benar saja, polisi menemukan sebuah truk terparkir di pinggiran tol dalam kondisi mogok. Selain itu, muatan truk telah berkurang sebanyak 20 karung.
“Kuat dugaan, truk mogok di jalan. Kemudian pelaku yang membawa mobil box segera memindahkan muatan ke mobil box dan segera melarikan diri,” tambah AKP Endang Efendi.
Menurut Endang, kerugian yang dialami korban berkisar Rp 657 juta.”Kami  masih melakukan pengejaran terhadap pelaku perampokan dan memintai keterangan dari korban,” tandasnya.
Aksi perampokan di Jalan Tol Jakarta Merak bukan kali ini terjadi. Di bulan Agustus 2012 lalu saja tercatat terjadi dua kali perampokan, yakni menimpa truk bernopol BE 9367 BW yang membawa 18 ton gula pasir yang dirampok kawanan bandit jalanan ketika melintas di tol Merak-Tangerang KM 38, Desa Telaga Sari, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/8). Kemudian perampok juga menggasak truk gandeng bernopol H 1888 AA yang membawa 40 ton gula pasir senilai Rp 400 juta dirampok di Jalan Tol Merak – Jakarta atau tepatnya di dekat rest area Karang Tengah, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (8/8) malam. (hendra/dra/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.