Tim Sepeda Pertajam Strategi Start

PON RIAU, SNOL Tak ada waktu berleha-leha bagi cabor sepeda. Setibanya di Riau, Rabu (5/9) sore, tiga atlet yang turun di nomor cross country langsung dipersiapkan melatih strategi start sebagai pemantapan teknik terakhir. Jarak lomba nanti sepanjang 5,2 kilometer dengan durasi delapan kali putaran. Pengaturan stamina sangat penting diperhitungkan.  
Wakil Ketua Pengurus Provinsi Ikatan Sepeda Sport Indonesia (Pengprov ISSI) Banten Agus Prasetyo mengatakan, strategi start sangat penting bagi kemenangan Lukman, Andre Nugraha dan Herlan Maulana. Memiliki strategi start yang meliputi sprint dan handling, membuat pesepeda Banten bisa berada di urutan terdepan saat perlombaan dimulai.   “Kita kan ingin berprestasi. Jadi, kualitas kita harus lebih unggul dari segi apapun,” papar pria yang kerap disapa Yoyo.
Tim mengagendakan jadwal latihan tiga hari full di Kerinci. Hingga kini, pesepeda Banten belum pernah menjajal track di ajang tersebut, jadi harus segera beradaptasi. Soalnya, sudah tidak ada waktu lagi. Pada 9 September, venue tidak boleh digunakan, lantaran disterilkan karena pada 10 September, pertandingan sudah dimulai.
Disinggung soal strategi pebalap unggulan, Yoyo membeberkan, tidak ada yang dianakemaskan. Ketiganya dianggap berpeluang meraih medali. Kualitas mereka sama rata. Apalagi, ini nomor beregu. Kekompakkan tim yang dibutuhkan agar prestasi puncak bisa dicapai.
Ditemui terpisah, salah satu pesepeda Banten, Andre nugraha mengaku sudah tidak sabar ingin segera menjajal track di Kerinci. Ia ingin berlatih lebih maksimal lagi agar saat PON, bisa memberikan yang terbaik bagi Banten. Ia pun memiliki ambisi untuk mematahkan dominasi tim kuat tim Jawa Barat dan Jawa Timur yang berprestasi sampai level SEA Games. Di PON kali ini, ia yakin jadi milik Banten. (gatot/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.