Putus Cinta, Zakaria Gantung Diri

PONDOK AREN, SNOL Diduga patah hati karena putus cinta, Zakaria (19), kuli bangunan, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon rambutan yang ada di RT 05/02, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Dugaan itu mencuat menyusul ulah tak lazim pemuda asal Pemalang, Jawa Tengah, itu pada malam sebelum ditemukan tewas. Korban sempat membakar KTP dan mematahkan kartu telepon seluler yang biasa digunakan.
“Sebelum membakar KTP dan mematahkan kartu telepon selulernya, Zakaria juga sempat bilang mau bunuh diri. Mungkin dia baru putus cinta,” ujar Agus, teman korban sesama kuli bangunan di lokasi kejadian.
Usai membakar KTP dan mematahkan kartu telepon selulernya, korban kemudian sempat kembali ke rumah kontrakan Lamin Santoso (32), yang selama ini ditumnpangi korban.
“Tadi malam terakhir saya bertemu Zakaria sekitar pukul 00.00 WIB. Tapi, masih biasa-biasa saja. Dan, paginya dia sudah tewas tergantung di belakang rumah,” ujar Lamin Santoso.
Saat ditemukan Evi (32), pemilik rumah kontrakan, tubuh korban sudah dalam keadaan kaku tak bergerak dengan kondisi leher terjerat sarung dan tergantung di pohon rambutan.
Polisi yang mendapat laporan dari warga sekitar langsung datang ke lokasi dan mengevakuasi jenazah korban sementara ke Mapolsek Pondok Aren.
Kepolisian Sektor Pondok Aren memastikan bahwa penyebab kematian kuli bangunan bernama Zakaria (19), warga RT 05/02, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, ini gantung diri.
Kepastian itu merujuk sederet pemeriksaan yang dilakukan, serta tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan, baik di tubuh korban maupun dilokasi kejadian. “Dari hasil pemeriksaan TKP, jasad korban dan keterangan para saksi, kami pastikan korban tewas karena gantung diri,” ujar Kapolsek Pondok Aren Kompol Parmono.
Kapolsek mengatakan, jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Tangerang guna keperluan visum. “Jenazah sudah kamai evakuasi ke rumah sakit umum,” ujar Kapolsek.(irm/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.