Keluarga Balita ‘Berjarum’ Takut Anaknya Dioperasi

RANGKASBITUNG, SNOL Nasib Ilham (2), bocah yang mengeluarkan metal sejenis jarum dari tubuhnya masih belum bisa diprediksi. Tim dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rangkasbitung baru akan mengkaji kemungkinan tindakan medis yang bisa dilakukan. Keluarga Ilham memilih membawa pulang sementara bocah malang tersebut, Selasa (18/9).
Humas RSUD Adjidarmo, Budi Kuswandi mengungkapkan, pihak rumah sakit baru akan konsultasi dengan dokter bedah pada hari ini. Sebab hingga kemarin, jenis penyakit Ilham belum bisa didiagnosa secara pasti. ”Besok (hari ini, red), baru akan konsultasi dengan dokter bedah. Apakah memungkinkan dioperasi atau tidak,” ujar Budi, Selasa (18/9).

Karena baru akan konsultasi, lanjut Budi, pihaknya belum mengetahui secara medis bahaya yang mungkin ditimbulkan jika tidak dilakukan operasi, ataupun sebaliknya. Sebab secara kasat mata, kondisi Ilham dalam keadaan normal. ”Ya tergantung hasil konsultasi dengan dokter bedah tadi. Resikonya seperti apa, kami juga belum tahu,” ujarnya.

Hasan, orang tua Ilham membenarkan rencana tersebut. Kata dia, tim dokter RSUD Adjidarmo berencana untuk mengoperasi sisa jarum yang masih bersarang di tubuh anaknya. ”Iya, katanya besok (hari ini, red) mau di bawa ke tempat bedah,” ujarnya membenarkan. Namun, lanjut Hasan, dirinya memilih membawa pulang terlebih dahulu Ilham ke kampung halamannya. Jeda waktu satu hari akan dia gunakan untuk berfikir kemungkinan mengizinkan operasi, sekaligus juga berembuk bersama sanak keluarganya.

”Kami masih khawatir, kalau dioperasi malah terjadi apa-apa. Mental saya belum siap. Kami juga takut nanti kena biaya yang mahal,” ujar Hasan membeberkan kekhawatirannya. Sementara itu, Camat Curug Bitung, Sukanta mengatakan, keluarga Ilham tergolong tidak mampu dan menjadi salah satu pemegang kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Karena itu, kata dia, pihak keluarga Hasan tidak perlu khawatir soal biaya jika harus dilakukan operasi, sebab akan ditanggung pemerintah.

”Tak perlu khawatir. Kami bersama warga di Curug Bitung juga sudah menggalang dana untuk membantu meringankan beban keluarga Ilham,” ujar Sukanta yang dihubungi melalui sambungan telepon. Namun, Sukanta tidak menyebutkan berapa dana yang sudah terkumpul dari aksi solidaritas yang digerakannya itu.

Di tempat terpisah, Kepala Bagian Kesra di Setda Pemkab Lebak, Maman Suparman menambahkan, hingga kemarin belum ada rencana dari Pemkab Lebak untuk mengeluarkan dana bantuan bagi pengobatan Ilham. Sebab, kata dia, belum ada permintaan khusus untuk mendanai masalah tersebut. ”Pihak rumah sakit juga masih bisa tangani. Apalagi itu pasien Jamkesmas. Kami berharap, pihak rumah sakit memberikan pelayanan sebaik-baiknya untuk kesembuhan Ilham,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Ilham, bocah dua tahun dari Kampung Cijakila, Desa Ciburuy, Kecamatan Curug Bitung menderita penyakit aneh. Sebab, dalam empat bulan terakhir dia mengeluarkan benda metal sejenis jarum dari dua telapak kakinya. Setiap benda itu keluar, Ilham mengalami demam tinggi. Akibatnya, keluarga Ilham khawatir dan membawanya ke RSUD Adjidarmo, Rangkasbitung, Senin (17/9) lalu. Namun anehnya, setelah jarum tersebut keluar, kondisi kesehatan Ilham kembali seperti sedia kala. Dia tetap ceria dan asik bermain seperti halnya anak-anak seusianya. (mg2/ade/k2/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.