Layar Sumbang 4 Medali, Silat Perak, Judo Perunggu

BENGKALIS, SNOL Tiga hari menjelang PON berakhir, kontingen Banten mendapatkan dua medali perak dan empat perunggu. Tambahan tersebut cukup untuk sementara mengamankan posisi 19 klasemen dari kejaran rival-rival yang sama-sama memiliki 4 emas namun lebih sedikit perak. Layar menyumbang medali terbanyak dengan satu perak dan tiga perunggu.
Layar meraup medali dari atlet Ratiah, Amelia Putri, pasangan Ridwan/Ambri dan pasangan Wulan Pratiwi/Claudia Widiyanti. Ratiah yang turun di nomor RSX Putri harus puas dengan medali emas setelah kalah saing dari atlet Jawa Timur, Choiriah yang meraih medali emas. Di peringkat ketiga ditempati Natalia dari Sulawesi Selatan.

Amelia Putri yang turun nomor techno putri, masih kalah saing dengan Rika dari Sulawesi Selatan di peringkat pertama dan Sadin dari DKI Jakarta di peringkat kedua. Begitu pula dengan, pasangan Ridwan/Ambri yang turun di nomor hobie, masih kurang cepat dengan pasangan dari DKI Jakarta dan Kalimantan Timur. Sementara pasangan Helen Wulan Pratiwi/Claudia Widiyati yang turun di nomor internasional 420 meraih medali perunggu. Peringkat pertama ditempati pasangan Sulawesi Selatan Cindy/Rika dan di urutan kedua disabet pasangan Jawa Timur, Anggraeni/Luzia.

Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Olah Raga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Banten, Sugiyanto Kamidjan mengaku anak asuhnya sudah berjuang semaksimal mungkin pada perlombaan tersebut. Oleh karena itu, Sugiyanto mengaku tidak kecewa kendati tim layar Banten gagal memenuhi target medali emas yang dicanangkan sebelumnya.

“Mereka sudah berjuang semaksimal mungkin pada pertandingan PON XVIII ini, namun memang ini lah hasil yang harus kita terima. Terlebih pada pertandingan tersebut, angin dilokasi pertandingan terlalu ekstrim. Arah serta kecepatan angin cepat berubah, bahkan terkadang angin sangat lemah, hal ini yang menjadi kendala utama bagi kami untuk dapat tampil secara maksimal,” ungkapnya.

Selain itu, tambah Sugiyanto arah angin yang kerap berubah-ubah tersebut membuat konsentrasi pelayar serta peselancar angin Banten harus ekstra. Maka dari itu, raihan satu perak dan tiga perunggu merupakan hasil yang sudah cukup baik. Kendati demikian, hal tersebut akan tetap dilakukan evaluasi demi peningkatan prestasi layar Banten.

Sementara itu, dari Bangkinang Kabupaten Kampar, pencak silat merebut medali perak dari kelas G lewat atletr Rudi Hartono. Di final, Rudi dikalahkan pesilat Jabar Yudi Purwandhono. Dari arena Judo, atlet Banten Septiani Tri Astuti menyumbangkan medali perunggu dari kelas under 45 Kg. Septiani gagal di semifinal ketika menghadapi Yuliati dari Jawa Timur. Dengan demikian, Judo berhasil menyumbangkan satu medali emas, satu perak dan satu perunggu di ajang PON XVIII. (gatot/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.