Persita Berburu Pelapis Sepadan Mukti Ali Raja

TANGERANG,SNOL Persita telah menemukan para pemain incarannya. Namun Pendekar Cisadane dinilai membutuhkan penjaga gawang berpengalaman untuk melapis Mukti Ali Raja.
Sektor kiper dianggap paling rapuh lantaran diperkuat penjaga gawang muda usia. Dari tiga penjaga gawang yang berlatih hanya Mukti Ali Raja pemain yang paling senior. Dua penjaga gawang lainnya Reky Rahayu (Persita U-21) dan Yogi Triyana (Pelita Jaya U-21) terhitung masih belia alias belum banyak pengalaman main.

“Meski tubuhnya bagus (tinggi, red), tapi cara menangkap dia kelihatan masih belum pantas main di ISL (Indonesia Super League, red),” ujar Darus, salah satu pengurus Viola saat menyaksikan aksi Yogi. Darus berharap pelatih melakukan perekrutan penjaga gawang lain untuk bisa memperkuat posisi vital itu. Ia berharap minimal posisi penjaga gawang seperti saat tim Ungu main di Divisi Utama musim lalu. Selain Mukti Ali Raja, Pendekar Cisadane punya Tema Mursadat.

Apalagi lanjut Darus, ia dengar musim 2012/2013 Mukti juga akan difungsikan sebagai asisten pelatih. Dimana konsentrasi mantan pemain Persija ini tak bisa penuh karena juga melatih kiper muda. Menanggapi hal itu, Elly Idris pelatih Persita menyatakan pemanfaatan kiper muda tak lepas dari kondisi finansial klub dan gagalnya perekrutan kiper gaek Joice Sorongan. Kondisi keuangan klub yang minim dana membuat Persita harus melakukan pengetatan pengeluaran termasuk dalam hal pembelian pemain.

Dikatakan Elly, dia dituntut untuk bisa membuat pemain muda minim pengalaman menjadi pemain yang bisa bersaing di kompetisi ISL. Sejauh ini, asalkan persiapannya jangka panjang, Elly belum melihat posisi kiper dalam masalah. “Kiper muda yang kita miliki semua punya potensi, hanya jam terbang saja yang belum dimiliki. Pilihan ini sulit, tapi untuk bisa eksis ini (kiper, red) harus kita usahakan agar optimal,” jelasnya.

Selain masalah finansial, posisi kiper yang dinilai rawan oleh fans juga terjadi lantaran perekrutan kiper berpengalaman Joice Sorongan urung dilakukan. Soalnya, mantan kiper Persita tersebut masih dipertahankan oleh klub lamanya Mitra Kukar, Kalimantan Timur.

Sementara pada tes fisik, kemarin (24/9) sore 20 pemain Persita yang ada dinilai memiliki kemampuan fisik yang lumayan baik. Saat menjalani cooper test dengan berlari selama 12 menit mengitari lintasan lari di Stadion Benteng, pemain mencatat poin rata-rata lumayan baik yakni 50.
“Kebanyakan pemain mampu mengitari lapangan 6 kali, kalau dinilai itu poinnya masuk antara 49-50. Tapi ada juga yang dapat 7 putaran,” ungkap Mukhtar, asisten pelatih fisik Persita. Hasil tes kali ini dijadikan bahan awal untuk menyusun program latihan persiapan menghadapi kompetisi. (gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.