Hermansyah Mundur Dari Sekda

TIGARAKSA,SNOL Hermansyah menyatakan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang. Pernyataan itu disampaikannya dalam rapat Paripurna penetapan bersama lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Senin (1/10) di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Tigaraksa. Terkait pengunduran ini Komisi I DPRD meminta agar Bupati Tangerang dan Baperjakat segera membahas Plt Sekda.
Pernyataan Sekda ini disampaikan langsung seusai membacakan jawaban Bupati Tangerang Ismet Iskandar dalam rapat paripurna DPRD tentang penetapan bersama lima Raperda menjadi Perda. Namun, dalam rapat tersebut hanya empat Raperda yang disetujui untuk disahkan menjadi Perda.

“Mulai besok (hari ini,Red), saya sudah tidak lagi menjabat sebagai Sekda. Dan, mulai besok pula, Pak Bupati sudah tidak lagi memerintah saya,” ucapnya di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang dan Bupati Tangerang.

Dalam kesempatan itu, Hermansyah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka jika selama menjabat sebagai Sekda terdapat banyak kesalahan dalam tugas. “Bersamaan dengan ini, saya sampaikan juga permohonan maaf saya kepada seluruh peserta sidang paripurna. Kalau dalam perjalanan karir saya ada kesalahan,” ungkapnya.

Setelah pengunduran diri ini, dia akan melanjutkan perjuangan kepada dimensi lain, yakni sebagai Calon Wakil Bupati Tangerang. Sebagaimana diketahui, Hermansyah diusung sebagai Calon Wakil Bupati Tangerang mendampingi Ahmed Zaki Iskandar sebagai Calon Bupati Tangerang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tangerang. “Saya akan melanjutkan perjuangan dalam dimensi lain,” terangnya.

Sementara itu, terkait mundurnya Sekda Kabupaten Tangerang, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Sapri mengatakan, pernyataan Sekda dinilainya sah-sah saja, karena itu terkait dengan pencalonannya sebagai Calon Wakil Bupati Tangerang dalam Pilkada Kabupaten Tangerang. “Sah-sah saja, itu menjadi syarat karena ketika dia terjun ke Pilkada mau tidak mau itu harus dilakukan,” tegasnya.

Sapri juga mendesak agar Pemkab Tangerang segera membahas pengganti Sekda atau Plt Sekda yang kapasitasnya mumpuni dalam mendampingi Bupati Tangerang hingga masa akhir jabatannya serta dapat membantu Pemkab Tangerang dalam persiapan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Tangerang.

“Untuk pengganti Sekda, idealnya harus eselon yang paling tinggi. Harapan kami pekan depan sudah ada Plt Sekda. Mengenai pemilihan orangnya, jelas harus dikaji betul oleh Baperjakat,” tandasnya.

Terpisah, Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tangerang, Achmad Suwandi mengatakan, pihaknya juga siap untuk mengundurkan diri jika sudah ditetapkan. “Sementara selama belum penetapan, saya hanya cuti saja jika melakukan aktifitas terkait pencalonan di Pemilukada. Kalau sudah penetapan sesuai dengan aturan dari KPU harus mengundurkan diri,” terangnya.

Ditanya apakah dirinya sudah mendapat restu dari Bupati Tangerang terkait pencalonannya dalam Pilkada Kabupaten Tangerang, Suwandi mengaku, hal tersebut tidak harus, karena berdasarkan undang-undang semua orang memiliki kesempatan untuk mencalonkan diri dalam Pemilukada.

Kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tangerang, Yani Sutisna pekan kemarin mengatakan, mengenai pengganti Sekda dengan Plt Sekda merupakan kewenangan Bupati. BKD dalam hal ini hanya menerima proses pemberhentiannya. “Soal orangnya ya dibahas dalam Baperjakat nantinya,” pungkasnya. Salahsatu pegawai dilingkup BKD yang enggan dikorankan namanya mengatakan surat-surat pengunduran diri Sekda masih dalam proses. (fajar aditya/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.