Nekad Kabur, 73 Imigran Diamankan

SERANG, SNOL Sebanyak 73 imigran gelap kembali diamankan pihak berwajib di daerah Cipanas dan Cikulur, Kabupaten Lebak. Sepuluh diantaranya sempat berusaha kabur, namun akhirnya berhasil ditangkap oleh Satgasda People Smuggling Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten.
Kasubdit 1 Kriminal Umum Polda Banten, AKBP T.P. Damanik mengatakan, setelah mendapat informasi tentang keberadaan imigran gelap yang melewati jalur darat di daerah Lebak, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polsek Cipanas dan segera melakukan razia terhadap kendaraan yang melintas di daerah Lebak.

“Kami mendapat informasi kalau pergerakan para imigran gelap ini telah masuk di daerah Cipanas, Lebak. Untuk itu saya langsung mengintruksikan sekaligus berkoordinasi dengan Kapolsek Cipanas untuk melakukan razia kendaraan yang hendak menuju arah Selatan Banten,” ujarnya, Senin (1/10).

Damanik menjelaskan, dalam razia diketahui para imigran gelap yang mayoritas berkebangsaan Afganistan diangkut oleh sejumlah truk melewati jalur darat. Para imigran tersebut, lanjutnya, langsung ditangkap dan diamankan sekaligus menangkap orang yang telah mengantarkan mereka. “Dua truk yang mengangkut imigran gelap telah kami amankan,” tegas Damanik.

Ia mengatakan, sebanyak 63 imigran gelap yang ditangkap di daerah Cipanas, Kabupaten Lebak, telah dikirim ke Rutan Kota Cilegon. Sementara itu sebanyak 10 orang yang berusaha kabur dalam pengejaran telah berhasil ditangkap di daerah Cikulur.

Sementara itu, dua truk bernomor polisi F 8694 N dan B 9500 SR beserta dua sopir, satu kondektur dan seorang penghubung ikut diamankan di Satgasda People Smuggling Polda Banten untuk diperiksa lebih lanjut.

“Dua truk yang kami amankan saat razia berlangsung bernomor polisi F 8694 N dan B 9500 SR. Sementara sopir, kernek dan penghubungnya juga kami amankan dan tengah menjalani pemeriksaan. Dari keterangan mereka, mudah-mudahan ada temuan jaringan imigran gelap bisa dikembangkan,” kata Damanik.(nal/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.