Calon Pengganti Sekda Mulai Disebut-sebut

TIGARAKSA,SNOL Pernyataan mengundurkan diri dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) yang dilontarkan Hermansyah, dua hari lalu ternyata berdampak luas. Bahkan, sejumlah nama yang diprediksi bakal menempati posisi orang nomor tiga di Kabupaten Tangerang mulai jadi perbincangan hangat.
Sejumlah nama pejabat eselon dua yang kini menjadi topik perbincangan di Lingkup Pemda Kabupaten Tangerang diantaranya Moh. Maesyal Rasyid Kepala Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BP2T), Iskandar Miryad Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dedi Sutardi Staff Ahli Bidang Hukum dan Politik, dan Abdul Khalik yang juga Staff Ahli dilingkup Pemda.

“Sekarang itu yang lagi rame jadi bahan obrolan. Beberapa nama kerap disebut-sebut bakal menempati posisi Sekda menggantikan Pak Hermansyah nanti. Diantaranya Moh. Maesyal Rasyid, Iskandar Mirsyad, Dedi Sutardi dan Abdul Khalik,” kata Slamet Isbianto Kasubag Dokumentasi dan Persandian Bagian Humas dan Protokol Pemda Kabupaten Tangerang kepada wartawan koran ini, Selasa (2/10). ”Tapi itu semua hanya dalam perbincangan saja. Kalau pastinya kami belum tahu,” kilah Slamet.

Ditemui terpisah, Asisten Daerah III bidang kepegawaian Setda Kabupaten Tangerang Didi Budiharta mengatakan, Hermansyah hingga saat ini masih menjabat sebagai Sekda. Meski sudah ada pernyataan pengunduran diri namun hal itu belum diresmikan, karena masih menunggu penetapan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang oleh KPU.

“Pak Sekda masih menjabat, penyataan pengunduran dirinya itu dimaksudkan jika sudah ada penetapan dari KPU, terkait pencalonannya sebagai Calon Wakil Bupati Tangerang,” tegas Didi.

Didi mengaku tidak mengetahui persis siapa saja yang masuk dalam daftar bursa calon Sekda yang baru, karena itu merupakan kewenangan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tangerang. “Soal siapa calon yang akan menduduki posisi Sekda jika nanti pak Hermansyah sudah resmi mundur, itu ranahnya BKD. Saya tidak mau berspekulasi siapa saja karena pemilihan Sekda itu prerogatif Bupati,” ucapnya.

Berdasarkan aturan dan ketentuan yang berlaku, pemilihan Sekda harus sesuai dengan kepangkatan. Hal ini merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 13/2002, yakni syaratnya harus eselon II A Golongan IV C atau minimal pangkatnya 1 tingkat dibawahnya. Selain itu, calon Sekda pernah dan masih menduduki jabatan di eselon yang sama selama dua tahun, serta di dua instansi atau dinas yang berbeda.

“Itu syarat pokoknya. Siapapun dia nanti prosesnya diusulkan ke Provinsi di tingkat Kabupaten Tangerang. Kemudian mengikuti fit and proper test. Hasilnya nanti disampaikan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Kemudian dikembalikan lagi ke Gubernur dan nanti ada Surat Keputusan (SK) dari Gubernur serta dilantik oleh Gubernur. Itu proses Sekda definitif,” jelas Didi.

Sedangkan terkait Plt. Sekda, menurutnya tidak ada persyaratan khusus untuk dibahas di Baperjakat, karena itu sifatnya penunjukan langsung dari Bupati. “Nah kalau nanti Plt Sekda itu jadi definitif atau tidak itu tergantung hasil dari proses fit and proper tes. Hasilnya tergantung provinsi atau Kemendagri,” tandasnya.

Didi memastikan tidak akan ada kekosongan dalam jabatan Sekda, karena Pemkab Tangerang akan segera membahas masalah ini. Saat pengunduran Sekda resmi ditetapkan, maka Plt Sekda atau Sekda definitif yang baru sudah siap melaksanakan tugas.

Masa perpanjangan status kepegawaian Sekda Hermansyah sendiri masih ada hingga awal tahun depan. “Jika Sekda itu Plt, maka Pemda juga akan menyiapkan SK pengguna anggaran. Bedanya, Sekda Plt tidak boleh mengeluarkan kebijakan, seperti pemindahan pegawai, mutasi dan lainnya. Jadi kebijakan masih ada di tangan Bupati,” tutupnya.

Seperti diberitakan, Hermansyah menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang. Pernyataan itu disampaikannya dalam rapat Paripurna penetapan bersama lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Senin (1/10) di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Tigaraksa. Terkait pengunduran ini Komisi I DPRD meminta agar Bupati Tangerang dan Baperjakat segera membahas Plt Sekda.

Pernyataan Sekda ini disampaikan langsung seusai membacakan jawaban Bupati Tangerang Ismet Iskandar dalam rapat paripurna DPRD tentang penetapan bersama lima Raperda menjadi Perda. Namun, dalam rapat tersebut hanya empat Raperda yang disetujui untuk disahkan menjadi Perda. (fajar aditya/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.