Soal Polres, Walikota Tangsel Kejar BPK dan Mabes

SERPONG,SNOL Kendati belum ada kepastian dari pihak kepolisian, Waikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany akan terus mengupayakan agar dibentuk Polisi Resort (Polres) di wilayahnya. Untuk memuluskan langkah tersebut, Airin telah menyiapkan lahan dan juga dana pembangunan gedung Polres.
“Prinsipnya kami perlu ada Polres Tangsel. Makanya, kami juga sudah berupaya menyiapkan lahan dan dana pembangunan gedung Polres tersebut. Saat ini kami tengah konsultasi ke BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) terkait boleh tidaknya instansi pemerintah memberikan dana pembangunan untuk kepolisian,” kata Airin saat ditemui di Rawa Buntu, Serpong, Kamis (11/10).

Sebelumnya, kata Airin, Polres Kota Tangerang telah menyarankan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel agar menyiapkan lahan untuk pendirian Polres Tangsel. Untuk itu, Pemkot Tangsel menyanggupinya dengan menyediakan lahan.

“Dari usulan itu kami berkoordinasi dengan Polda, dan terbentur masalah anggaran, karena tidak ada anggaran untuk itu. Tapi masalah anggaran itu kami pun menyanggupinya, dengan maksud pelayanan maksimal kepada masyarakat dalam bidang keamanan dan kenyamanan,” bebernya.

Terkait adanya pernyataan yang dilontarkan Wakapolri Komisaris Jendral (Komjen) Nanan Sukarna tentang belum dibutuhkannya Polres Tangsel, Airin berpendapat, Pemkot Tangsel akan mengikuti arahan pihak kepolisian. Meskipun, Pemkot berharap ada Polres itu untuk memberikan kenyamanan dan kemanan lebih kepada masyarakat Tangsel.

“Kalau ditanya butuh kami butuh, karena kami butuh kemanan yang lebih di Tangsel. Tapi kalau Polisi berpandangan lain kami ikuti,” imbuhnya.

Masih kata Airin, jika nantinya setelah lahan dan dana tetap ada keputusan lain dari pihak kepolisian pihaknya akan menerimanya. Dengan harapan, pelayanan kepada masyarakat pada aspek kemanan tidak berkurang dan kalau perlu ditingkatkan oleh pihak kepolisian.

“Untuk pendanaan dan penyediaaan lahan sendiri kami sudah melakukan perhitungan dan sudah ada ketentuannya soal itu, jika BPK mengizinkan, dan kepolisian berkehandak kami akan mulai bangun tahun depan,” singkatnya.

Sebelumnya, Wakapolri Komjen Nanan Sukarna menyatakan, Polri belum berpikir untuk membentuk Polres mandiri di Tangsel. Sebab, dengan berbagai pertimbangan, saat ini dengan Polisi Sektor (Polsek) yang ada pengamanan masih bisa dilakukan.

Terpisah, Ketua DPRD Tangsel Bambang P Rachmadi menganggap, wacana yang dikeluarkan Wakapolri akan dijadikan masukan sebagai bahan evaluasi bagi DPRD dan Pemkot Tangsel. “Komentar itu akan jadi masukan buat kami,” ujar politisi Partai Demokrat tersebut.  Lebih jauh ia mengatakan, merujuk azas kelaziman biasanya dalam pembangunan Mapolres pihak pemerintah daerah bertindak sebagai penyedia lahan saja. Sedangkan pelaksananya tetap Polri.

“Pemerintah daerah hanya bisa membantu, bentuknya adalah hibah kepada Polri. Sedang untuk proses pembangunan infrastruktur gedung, pihak Pemkot Tangsel sebenarnya sudah menyediakan lahan seluas 4000 ribu meter,” tandasnya. (pane/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.