Pemijat Refleksi Tewas di Jurangmangu

PONDOKAREN,SNOL Maria (30), kaget bukan kepalang setelah menemukan suaminya, Mujiono (36) tewas di tempat praktek pijat refleksinya di jalan Kantor Desa, Kelurahan Jurangmangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Sabtu (13/10), malam
Penemuan sosok mayat pemijat refleksi yang menyewa salah satu kontrakan untuk praktik ini adalah kali kedua terjadi di Jurangmangu.

Setelah sebelumnya, pelanggan pijat refleksi plus-plus juga tewas dengan mulut berbusa di lokasi yang tak jauh dari penemuan jenazah Mujiono.

Menurut keterangan Maria, Mujiono ditemukan tewas sesaat dirinya akan mengantarkan makanan sekitar pukul 20.15 WIB. Saat tiba, tempat praktek pijat suaminya itu dalam kondisi terkunci. Maria juga sempat duduk menunggu di luar.

Namun, karena cukup lama menunggu dan memanggil-manggil nama suaminya tidak kunjung ada jawaban, Maria yang mengaku tinggal tak jauh dari tempat praktek refleksi tersebut akhirnya mengintip ke dalam kamar praktek Mujiono.

“Dari balik kaca jendela saya melihat suami saya sedang tertidur di dalam. Kemudian saya gedor-gedor tapi tidak ada jawaban. Hingga akhirnya, saya mendobrak paksa pintu hingga terbuka,” terang Maria di lokasi kejadian. Setelah berhasil membuka pintu, barulah Maria tahu bila ternyata suaminya sudah tidak bernyawa lagi.

“Karena panik, saya dobrak itu pintu. Dan saya dapati suami saya sudah tiada,” ratapnya. Sadar suaminya meninggal di tempat prakteknya sendiri, Maria pun tak kuasa menahan kesedihan, dan menjerit histeris. Teriakan itu tak urung mengundang perhatian warga sekitar hingga berdatangan ke lokasi. Sampai akhirnya warga menghubungi Mapolsek Pondok Aren atas kejadian itu.

Kapolsek Pondok Aren Kompol Parmono menyatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Menurutnya, kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

“Saat ini kasusnya masih kami selidiki. Sedangkan jenazah korban kami efakuasi ke rumah sakit untuk keperluan visum dan otopsi,” ujar Parmono. Meskipun begitu, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap tubuh korban, pihak kepolisian ditemukan luka seperti tusukan jarum pada lengan sebelah kanan dan luka baret  pada bagian bahu.

“Tapi, kami rasa luka tersebut tidak terlalu fatal. Terlebih bisa sampai menimbulkan kematian. Untuk pastinya, kami masih menunggu hasil otopsi,” katanya singkat. (pane/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.