Pemkot Siapkan Rp2,4 Juta, Warga Maunya Rp5 Juta

PONDOKAREN,SNOL Pembahasan lahan Tol Kunciran-Jombang masih alot. Warga kukuh meminta harga dua kali lipat dari yang ditawarkan Pemerintah Kota Pemkot Tangerang Selatan. Pemkot hanya menyanggupi penggantian lahan sebesar Rp2,4 juta per meter. Sedangkan warga harga ganti untung pembebasan Rp5 juta per meter.
Permintaan itu diketahui dari pertemuan 70 warga Kelurahan Parigi Lama, Kecamatan Pondok Aren, dengan delegasi dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen-PU) membahas negosiasi pembebasan lahan untuk Tol Kunciran-Jombang, Kamis (18/10).

Pada pertemuan yang baru kali pertama dilakukan di wilayah Kelurahan Parigi Baru itu, warga yang berkumpul di Aula Kelurahan Parigi Baru disambangi Kepala Bidang Pertanahan Kota Tangsel Suhaemi, Tim Pengadaan Tanah dari Kemen-PU Nowo Tri Prajoko dan Camat Pondok Aren Sahlan.

Tim Pengadaan Tanah Kemen-PU Nowo Tri Prajoko menyampaikan, harga tanah, yang akan ditawarkan kepada warga sudah ditentukan oleh tim Advisor. Dimana, untuk lahan kosong akan dibayar seharga Rp600 ribu per meter, dan tanah berikut bangunan permanen dinilai Rp2,4 juta per meter.

“Harga untuk tanah dan bagunan termasuk harga yang tinggi dibandingkan wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang yakni untuk Tangsel  mencapai Rp 2.400.000 per meter. Sedangkan untuk harga pohon akan ditentukan sesuai dengan kriteria tanaman,” ucapnya.

Setelah mendengarkan pemaparan pihak Kemen-PU, Husin (34), salah seorang perwakilan warga menyatakan setuju ada pembebasan untuk kepentingan umum di wilayahnya. Namun, pembebasan diharapkan tidak merugikan masyarakat.

“Kalau hanya segitu jelas warga rugi, warga ingin tanahnya dibayar Rp5 juta per meter, kalau tidak lebih baik musyawarah tidak dilanjutkan,” bebernya. Menurut Husin, warga sudah lama menunggu kepastian soal pembebasan lahan atas proyek Tol Kunciran-Jombang.

“Sebenarnya warga sudah lama menunggu kepastian soal awal pengerjaan proyek Tol ini? Sebab, pembebasan tanah di wilayah kami belum ada realisasi, sedang mencari tanah sebagai pengantinya  harganya sudah tinggi. Makanya, kalau Rp5 juta kami mau,” bebernya.

Camat Pondok Aren Sahlan mengatakan, pembangunan Jalan Tol Serpong-Kunciran yang juga sampai ke Bandara Soekarno-Hatta (BSH) akan mensejahterakan warga. Makanya, pemerintah berharap kerjasamanya.

Sekedar mengingatkan, proyek jalan tol sepanjang 11,2 kilo meter ini meliputi 6,8 kilo meter berada di Kota Tangerang dan  4,4 kilo meter ada di Kota Tangsel. Tol membentang dari Kunciran, Kunciran Jaya, Panunggangan Timur, Kelurahan Parigi Baru, Kelurahan Parigi, Kelurahan Jombang,  Kelurahan Paku Jaya, Kelurahan Pondok Jagung Timur dan Kelurahan Jelupang. Nantinya jalur ini tersambung ke Jalan Tol Serpong-Cinere dan Jalan Tol Cinere-Jagorawi, bahkan bisa tembus ke Tol Bandara Soekarno Hatta. (pane/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.