Rumah Lurah Poris Jaya dan Belasan Kontrakan Dilalap api

BATU CEPER,SNOL Naas menimpa Ito Sucipto Lurah Poris Jaya Kecamatan Batu Ceper Kota Tangerang. Rumah miliknya yang berlokasi di RT.01/3 kelurahan tersebut ludes diamuk si jago merah bersama belasan kontrakan di sebelahnya, Senin (19/11) pagi.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.15 Wib. Api pertama terlihat di lantai dua salah satu kontrakan milik Musli, pamannya Ito yang tengah ditinggal peghuninya. Kemudian api merambat ke kontrakan lainnya hingga rumah Lurah ito. “Kebakaran merembet ke 14 kontrakan dan 2 rumah milik Pak Musli dan Pak Lurah,” kata Ifan (32), saksi mata.

Posisi Kontrakan yang berdempetan membuat api dengan cepat merambat dan membakar seluruh bangunan. Penghuni kontrakan juga tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya hingga yang ludes terbakar.

Sebelum armada pemadam kebakaran datang, warga setempat sempat berusaha memadamkan api dengan menggunakan ember dan alat seadanya. Namun upaya mereka sia-sia karena api terus membesar.

“Api cepet sekali merembetnya, apalagi banyak bahan material rumah yang mudah terbakar. Awalnya sih dari satu kontrakan di depan, lalu menyambar ke kontrakan di samping dan belakangnya,” kata Iskandar, warga lainnya.

Beberapa saat kemudian, sekitar tujuh unit armada pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas sempat mengalami kesulitan memadamkan api karena lokasi kontrakan dan rumah berada di gang sempit.

Api baru dapat dipadamkan satu jam kemudian. Saat kejadian sebagaian besar kontrakan tengah ditinggal penguninya bekerja. “Ngak ada yang bisa diselamatkan untuk rumah yang posisinya di tinggal kerja. Kalaupun ada yang bisa diselamatkan yang penting-penting saja,” tambahnya.

Sementara, Lurah Poris Jaya Ito Sucipto mengatakan, kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik di salah satu kontrakan milik pamannya. Api juga membakar sekitar 80 persen rumahnya. “Karena asal api dari lantai dua, yah atap rumah saya kena juga bagian kamar dan dapur,” katanya.

Menurutnya, total kerugian dari dua unit rumah dan 14 unit kontrakan yang terbakar sekitar Rp800 juta. “Saya dapat kabar musibah kebakaran ini saat sedang rapat dengan camat. Saya langsung lemas,” ucapnya.(jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.