Sidang Kasus Cikepuh Ricuh, Mobil Tahanan Dilempari

SERANG, SNOL Ratusan warga Cikepuh, Keluarahan Unyur, Kecamatan Serang melempari mobil tahanan milik Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang yang membawa dua terdakwa pengeroyokan, di Pengadilan negeri (PN) Serang, Kamis (13/12). Aksi itu merupakan pelampiasan kekesalan terhadap Juhdi (16) dan Rofiudin (16), dua dari 12 terdakwa terdakwa yang menjalani sidang di PN Serang dalam perkara rusuh sepakbola yang menewaskan Tobri (23), warga setempat.

Beruntung aksi penyerangan terhadap dua terdakwa yang dilakukan usai persidangan tidak berlangsung lama. Polisi berhasil melerai amarah warga itu. Sebelum terjadi ricuh, sejumlah warga menyatakan akan membalas dendam.

Sementara itu dalam sidang yang digelar secara tertutup, majelis hakim yang dipimpin Dio Syuhada, SH dan jaksa penuntut umum (JPU) Nia, SH digelar di ruang sidang III lantai dua, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yakni saksi mahkota.

JPU Nia dari Kejari Serang menyatakan saksi mahkota yang dihadirkan adalah Saehuri, Suwanto, Omi dan Khaerul Umam. Dari keempat saksi yang dihadirkan membenarkan tindakan kedua pelaku yang memukul korban hingga tewas. “Semua saksi membenarkan perbuatan terdakwa, keterangannya memberatkan terdakwa,” ujar Nia. Setelah mendengarkan keterangan saksi mahkota, sidang ditunda dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda tuntutan.

Untuk diketahui, 12 warga kampung Unyur ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan Tobri (23), warga Kampung Cikepuh, Kelurahan Unyur, Kecamatan/Kota Serang, pasca pertandingan persahabatan sepak bola. Mereka adalah AD dan RK, SB, Juh, Jae, OK, HH, PM, AF, Sah, Har, dan Rof. (bagas/eman/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.