Tiga Galian C Ditutup Paksa

RAJEG, SNOL Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang, Kamis (13/12) menutup paksa tiga galian C di Kecamatan Rajeg. Ketiga lokasi galian berada di Kampung Gembong Kelurahan Sukatani, Kampung Pabuaran Desa Rajeg dan Desa Tanjakan Mekar.  Aktifitas galian itu meresahkan dan kerap mengakibatkan kecelakaan lalu lintas karena jalan licin.

Pantauan wartawan, petugas Satpol PP bersama Tramtib Kecamatan Rajeg, anggota Garnisun, Polsek Rajeg dan Dishubkominfo mendatangi satu per satu lokasi galian. Petugas kemudian memasang plang bertuliskan “kegiatan ini ditutup atau dihentikan”.

“Aktifitas galian C di wilayah Rajeg banyak dikeluhkan warga, karena menimbulkan dampak negatif. Apalagi di musim hujan ini, jalan dikotori oleh tanah merah bekas galian dan kerap mencelakakan pengendara motor,”ujar Husni Tamrin Kasi Trantib Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang kepada Satelit News di sela-sela kegiatan.

Khusus galian di Kampung Gembong Kelurahan Sukatani dan Kampung Pabuaran Desa Rajeg sudah beberapa kali distop oleh Satpol PP. Namun, aktifitasnya masih terus berlangsung secara sembunyi-sembunyi. “Ini yang kedua kalinya kami tutup dan mudah-mudahan mereka sadar. Jika masih membandel akan kami laporkan kembali ke Bupati Tangerang untuk diambil tindakan tegas,”katanya.

Sementara galian di Desa Tanjakan Mekar belum lama beroperasi. Husni melanjutkan, berdasarkan informasi yang didapatnya tanah yang dikeruk dibawa ke arah Cadas melewati Sindang Jaya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Teteng Jumara mengatakan, pihaknya akan menutup galian C, terutama yang masih beroperasi saat musim hujan. Menurutnya, saat ini pihaknya sedang melakukan pengawasan dan pendataan terhadap sejumlah galian di Kabupaten Tangerang.

Sebelumnya, sejumlah pengendara mengeluhkan tanah tumpahan dari truk aktifitas galian C yang membuat jalan licin usai diguyur hujan. Tumpahan tanah merah dari galian ini juga membuat jalan penuh debu di siang hari, hingga mengganggu pemandangan para penggemudi. Kasi Tempat Usaha Satpol PP Kabupaten Tangerang, Sudrajat mengaku, Satpol PP juga sudah menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait hal ini. Pihaknya mengaku akan segera melakukan penertiban tempat-tempat galian tersebut. “Iya ada beberapa laporan yang kami terima. Kami akan membahas masalah ini, termasuk rencana penertibannya. Sambil menunggu instruksi dari pimpinan,”pungkasnya. (aditya/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.